Namanya Disebut KPK Terkait Suap Rp 7 Miliar, Menpora: Jangan Membentuk Opini di Luar Pemeriksaan

Uang yang diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan pengurus KONI mencapai Rp 7 miliar

Namanya Disebut KPK Terkait Suap Rp 7 Miliar, Menpora: Jangan Membentuk Opini di Luar Pemeriksaan
menpora imam nahrawi 

Penulis: Abdul Majid

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA – Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang sempat menyebut bahwa peran Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi signifikan dalam kasus dugaan suap dana hibah dari Kemenpora ke KONI.

“Saya belum bisa simpulkan tapi indikasinya memang peranan yang bersangkutan (Menpora) signifikan ya,” kata Saut Sitomorang.

Menpora Imam Nahrawi yang ditemui di Wisma Kemenpora saat menghadiri acara pameran foto altet Asian Games dan Asian Para Games justru menanggapi pernyataan itu dengan mengatakan jangan membentuk opini di luar hasil pemeriksaan.

“Saya tak ingin mengandai-andai, jangan membentuk image atau opini diluar hasil pemeriksaan,” kata Menpora, Kamis (20/12/2018).

Lebih lanjut, Menpora siap membantu kinerja KPK untuk mengegakan hukum dan meminta kepada semua jajarannya agar bersikap kooperatif jika diminta bantuan oleh KPK.

Baca: 5 Pejabat Kemenpora Kena OTT KPK, Begini Kelanjutan Persiapan SEA Games 2019

Baca: Bukan Ratusan Juta, Jumlah Uang yang Diamankan KPK dalam OTT Pejabat Kemenpora & KONI, Rp7 Miliar

Baca: Uang Rp 7 Miliar Disimpan Dalam Plastik, Begini Kronologi OTT Pejabat Kemenpora dan KONI

“Ini sudah soal penegakan hukum yang telah dilakukan KPK, kita tentu menghormati, kita akan membantu KPK nanti dalam hal penuntasan masalah ini. Tentu saya meminta jajaran saya dan semua keluarga besar kemenpora agar membantu agar ini betul-betul jadi pelajaran penting bagi kita semua,” ujarnya.

Seperti diketahui, setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK pada Selasa (18/12/2018) malam.

KPK menetapkan tiga pejabat Kemenpora menjadi tersangka dengan dugaan dana hibah dari Kemenpora ke KONI.

Setelah itu, KPK pun terus mendalami kasus ini.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved