Sekitar 70 Ribu KTP Invalid Sudah Dimusnahkan di Kepri. Ini Penyebabnya

Sekitar 77.068 kartu tanda penduduk (KTP) invalid sudah dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Kota se-Kepri.

Sekitar 70 Ribu KTP Invalid Sudah Dimusnahkan di Kepri. Ini Penyebabnya
Tribunbatam.id/Thomm
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Catatan Sipil Pemprov Kepri Sardison 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Sekitar 77.068 kartu tanda penduduk (KTP) invalid sudah dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Kota se-Kepri.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Catatan Sipil Pemprov Kepri Sardison mengatakan KTP tersebut disimpan di Disdukcapil sejak 2011 hingga 2018.

"Selama itu tidak ada instruksi untuk memusnahkannya. Namun, setelah ada kasus banyak KTP tercecer di Jawa itulah mulai muncul instruksi Mendagri melalui Dirjen Disdukcapil untuk memusnahkannya," terang Sardison kepada TRIBUNBATAM.id, Kamis (20/12/2018) siang.

Menurut Sardison, instruksi tersebut dikeluarkan melalui surat edaran yang terbit pada 11 Desember 2018.

Setelah itu, beberapa Disdukcapil langsung memusnahkan semua KTP invalid yang tersimpan selama ini.

Kebanyakan Disdukcapil di Kepri memusnahkan seluruh KTP invalidnya pada Jumat (14/12/2018) lalu. Disdukcapil Bintan memusnahkannya pada Minggu (16/12/2018).

"Disdukcapil Batam baru memusnahkannya hari ini. Batam paling banyak, ada sekitar 50.000 KTP invalid," sebut Sardison.

Dia menegaskan, sebenarnya sekitar 70.068 KTP tersebut bukan merupakan palsu. Semuanya itu adalah KTP asli yang mana pemiliknya sudah melakukan perubahan data diri misalnya pindah tempat tinggal, perubahan status dan lainnya. Selain itu, ada juga kerusakan KTP itu sendiri, misalnya tidak terang lagi huruf-hurufnya.

"Nah, KTP itulah yang dimusnahkan," tegas Sardison. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved