Gara-Gara Paket Sabu, Anak Anggota DPRD Bintan Ini Diamankan Polisi

AS (24), sang anak mungkin tak mengira bakal tertangkap polisi gara-gara nekat memberikan paket sabu kepada YAP alias APK. YAP tertangkap, nama AS pun

Gara-Gara Paket Sabu, Anak Anggota DPRD Bintan Ini Diamankan Polisi
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Penangkapan pelaku narkoba di daerah Tanjunguban. Dalam kasus ini, satu dari 4 pelaku disebut sebut anak anggota dewan di DPRD Bintan 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga. Mungkin itulah ungkapan pas untuk menggambarkan kondisi yang dialami seorang anggota dewan di DPRD Bintan. Betapa tidak, anaknya terjerat petaka barang haram narkoba.

AS (24), sang anak mungkin tak mengira bakal tertangkap polisi gara-gara nekat memberikan paket sabu kepada YAP alias APK. YAP tertangkap, nama AS pun disebut. Jadilah ia berurusan dengan polisi.

AS sendiri sudah ditahan di Maporles Bintan guna mempertanggungjawabkan kasusnya. Ia digelandang pada hari Rabu (19/12/2018) lalu usai polisi menangkap dua pelaka lain.

Penangkapan AS ini merupakan rangkaian pengungkapan barang haram yang dilakukan Satresnarkoba pekan ini. Pengungkapan ini bermula ketika polisi menangkap seorang bernama Dika alias DK pada Selasa.

Sebelumnya, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat yang memberitahukan akan ada trasaksi paket sabu di daerah Tanjunguban Kota, tepatnya di Gang Taqwa. Polisi kemudian ke lokasi dan berhasil mengamankan DK di lokasi.

Baca: Mobil Kepsek SMAN 1 Batam Dibobol Maling, Polisi Kantongi Rekaman CCTV Aksi Pelaku

Baca: Bantu Korban Tsunami, Kemenpar dan Jababeka Grup Salurkan Bantuan Cepat Tanggap di Tanjung Lesung

Baca: Wapres Jusuf Kalla Sebut Tsunami Selat Sunda yang Tewaskan 168 Orang Itu Kejadian Tidak Biasa

Baca: Hasil, Klasemen & Top Skor Liga Italia Usai Juventus Kalahkan Roma, Piatek Unggul 2 Gol dari Ronaldo

Dari DK, polisi menemukan 1 paket kecil diduga sabu. Kepada polisi, Dika mengakui bungkus sabu yang ada padanya adalah miliknya. Ia menyebut, paket didapat dari YAP alias APK.

Polisi lantas memburu YAP (25). Yang bersangkutan di amankan di rumahnya, Jalan Diponegoro Tanjunguban Kota beberapa jam usai DK diamankan. YAP membenarkan paket sabu yang dimiliki DK berasal darinya.

"Ia membenarkan paket itu dari dia. Pengakuannya, paket tersebut ia dapatkan juga dari orang lain, namanya AS," kata Kasatres Narkoba Polres Bintan AKP Nendra Madya Tias, Minggu (23/12/2018).

AS disebut sebut putra anak seorang anggota dewan di DPRD Bintan. AS kemudian diringkus Rabu (19/12/2018), pukul 03. 00 WIB di depan gerai ATM BCA Tanjunguban Kota. Kepada polisi, AS mengakui bahwa sabu yang ada pada YAP berasal dari dia. Tapi, paket tersebut ia dapatkan juga dari orang lain. Orang tersebut bernama SN, warga Desa Desa Teluk Sasah, Seri Kuala Lobam.

Pada Jumat (21/12/2018), sekitar pukul 03.00 WIB, polisi meringkus SN diringkus di rumahnya di Teluk Sasah. Polisi mengamankan barang buti 1 unit handphone Redmi A4 warna hitam sebagai petunjuk. Saat diinterogasi, SN membenarkan pernah memberikan paket sabu kepada AS.

"Yang bersangkutan mengakui memang ada menyerahkan 1 paket yang diduga narkotika jenis sabu kepada saudara AS, di mana saudara AS ini kemuian memberikannya lagi pelaku pelaku lainnya,"kata Nendra.

Para tersangka dan barang bukti diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bintan untuk dilakukan pengembangan. (min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved