Mobil Kepsek SMAN 1 Batam Dibobol Maling, Polisi Kantongi Rekaman CCTV Aksi Pelaku

"Kami sudah mengantongi rekaman CCTV kasus pecah kaca mobil yang terjadi kemarin, dan sampai sejauh ini kami terus melakukan pengembangan di lapangan,

Mobil Kepsek SMAN 1 Batam Dibobol Maling, Polisi Kantongi Rekaman CCTV Aksi Pelaku
ISTIMEWA
Mobil Kepala Sekolah SMA N 1 Batam, Muhammad Chaidir dibobol maling dengan cara pecah di Masjid At-Taqwa Rusun Sungai Harapan Sekupang Jumat (21/12/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang telah mengantongi rekaman CCTV pelaku pecah kaca mobil kepala sekolah SMAN 1 Batam yang terpakir di Masjid At Taqwa Sekupang Jumat (21/12/2018) lalu.

"Kami sudah mengantongi rekaman CCTV kasus pecah kaca mobil yang terjadi kemarin, dan sampai sejauh ini kami terus melakukan pengembangan di lapangan," kata Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji, Minggu (23/12/2018).

Lanjutnya, pada rekaman CCTV itu pelaku diketahui dua orang dengan menggunakan sepeda motor Beat di saat beraksi.

"Sampai saat ini anggota kita sudah turun ke lapangan mencari pelaku," ujarnya.

Oji mengungkapkan, kejadian berawal ketika Kepala Sekolah SMA 1 Batam Muhammad Chaidir mengambil dana BOS di Kantor BNI, Kampung Utama, Lubuk Baja, Jumat (21/12/2018) kemarin.

Baca: Mobil Kepsek SMAN 1 Batam Dibobol Maling, Pelaku Diketahui Kendarai Sepeda Motor

Baca: BREAKINGNEWS. Rp 200 Juta Raib. Ditinggal Sholat Jumat, Mobil Kepsek SMAN 1 Batam Dibobol Maling

Baca: Warga yang Mudik Natal dan Tahun Baru Bisa Titip Kendaraan di Mapolsek Sekupang Gratis

Baca: Amankan 25 Gereja saat Natal dan Tahun Baru, Polsek Sekupang Siagakan 44 Personelnya

Sampai di sekolah sekitar pukul 11.00 WIB siang, korban menyimpan uang tersebut sebanyak Rp 50 juta. Sisanya di bawanya dan di letakkan di dalam mobil Toyota Rush pribadinya BP 1515 CH. Uang tersebut diletakan korban di bawah tempat duduk bagian depan.

"Jadi jumlah uang sebanyak Rp 314 juta yang diambil Chaidir dari Bank BNI, tapi Rp 50 juta sudah di simpannya di sekolah," ungkap Oji.

Masih Oji, menjelang siang, korban pergi membawa uang tersebut dengan mobilnya ke Masjid At Taqwa Sekupang untuk melaksanakan shalat Jumat berjamaah.

Mobil diparkirkan di dalam pekarangan masjid yang paling ujung. Ketika rakaat pertama, warga mengatakan terdengar bunyi alarm dan pecahan kaca mobil.

"Setelah usai shalat Jumat. Korban dan warga sekitar kaget melihat kaca mobil Toyota Rush warna hitam itu sudah pecah di bagian kiri depan. Saat itu diketahui uang senilai Rp 264 juta raib di gondol maling," ujarnya.

Oji menambahkan, bahwa diduga pelaku sudah mengikuti korbannya dari Bank BNI, baik itu saat menuju ke sekolah dan Masjid."Pelaku diduga sudah mengikuti korban, baik ke sekolah maupun ke masjid,"jelasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved