Sepanjang 2018, Polres Karimun Amankan 23,9 Kg Sabu dan Dua WNA Tersangka Narkoba

barang bukti berupa yang berhasil diamankan sebanyak 23.985 gram narkoba jenis sabu, 89,93 gram ganja, 131,5 butir ekstasi, 96 butir happy five dan 70

Sepanjang 2018, Polres Karimun Amankan 23,9 Kg Sabu dan Dua WNA Tersangka Narkoba
TRIBUNBATAM.id/ELHADIF PUTRA
Ekspos pengungkapan sabu tiga kilogram dengan tersangka WNA di Polres Karimun beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun mengungkap sebanyak 64 kasus narkoba sepanjang tahun 2018.

Dari jumlah kasus tersebut berhasil menangkap tersangka sebanyak 119 orang. Dimana 111 diantaranya laki- laki Warga Negara Indonesia (WNI), enam perempuan WNI dan dua Warga Negara Asing (WNA) berjenis kelamin laki-laki.

Sementara barang bukti berupa yang berhasil diamankan sebanyak 23.985 gram narkoba jenis sabu, 89,93 gram ganja, 131,5 butir ekstasi, 96 butir happy five dan 700 gram narkoba jenis key.

"Di tahun ini kita berhasil mengungkap sebanyak 64 kasus," kata Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Rayendra Arga Prayana, Minggu (23/12/2018).

Jumlah kasus di tahun 2018 menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2017 lalu, Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun mengungkap sebanyak 74 kasus narkoba.

Untuk jumlah tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 128 orang. Sementara barang bukti yang diamankan sebanyak 7.907 gram narkoba jenis sabu, 154 gram ganja, 2.080 hutir pil ekstasi, 19,57 gram heroin, 5.744 butir happy five.

Baca: Siapkan Paket Wisata Pulau Buru, Rafiq Buka Festival Sampan Layar

Baca: Keajaiban saat Tsunami Lampung. Bocah 5 Tahun Selamat di Puing Kayu

Baca: Aa Jimmy Korban Tsunami Banten di Selat Sunda. Kenangan saat Bertemu Aa Gym

Baca: Ifan Seventeen Unggah Ulangtahun Dylan Sahara usai Tsunami Selat Sunda

Rayendra mengatakan pihaknya akan terus melakukan pemberantasan narkoba di Karimun. Diantaranya dengan melakukan menindak jaringan peredaran narkoba serta memberikan pemahaman agar masyarakat menjauhi narkoba.

"Kita lakukan tindakan yang berimbang. Selain melakukan penindakan sebagai efek jera kepada pelaku kita juga laksanakan upaya pencegahan," jelasnya.

Oleh karena itu Rayendra meminta agar seluruh lapisan masyarakat dapat terus mendukung Polri. Apabila masyatakat memiliki informasi di lingkungan tempat tinggalnya maka dapat segera melaporkan kepada polisi.

"Permasalahan narkoba ini tanggung jawab bersama. Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah masuknya narkoba," ujarnya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved