Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Wisata Tenggelam di Perairan TN Komodo. Begini Kronologinya

Dalam perjalanan di sekitar perairan Pulau Padar, tiba-tiba kapal oleng dan tenggelam akibat gelombang tinggi disertai angin kencang.

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Wisata Tenggelam di Perairan TN Komodo. Begini Kronologinya
KOMPAS/Thinkstock
Ilustrasi kapal tenggelam 

TRIBUNBATAM.id, LABUAN BAJO - Kapal wisata KM Lahila tenggelam di wilayah Perairan Pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/12/2018).

Kapal tersebut mengangkut enam orang wisatawan domestik dan seorang pemandu wisata.

Kapal dinahkodai oleh Sudarlim dan tiga orang kru kapal masing-masing Nurtin, Hartono, dan Elias.

Sementara, 6 orang wisatawan domestik bernama Dr Yudi Prayudi, Dr Tyas Priyayi, Sekar Ayu Padmadhani, Raditya Arif Pambudi, Pramathya Hadi Wicaksono, dan Ervin serta seorang pemandu wisata Gregorius alias Yoris.

Baca: Digulung Tsunami dari Balik Panggung, Sutopo : Jarak Seventeen Hanya 3 hingga 4 Meter dari Laut

Baca: Diduga Efek Erupsi Anak Krakatau, Simak 4 Kemungkinan Penyebab Tsunami di Tanjung Lesung Banten

Baca: Naikkan Suku Bunga Acuan, Donald Trump Disebut Bakal Pecat Gubernur The Fed. Apa Imbas ke IHSG?

Baca: Gitaris Seventeen Jadi Korban Tsunami Tanjung Lesung. Firasat Istri Sebelum Kejadian: Pamitnya Beda

Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono, mengatakan, kejadian itu berawal ketika kapal bertolak dari Pelabuhan Pelni Labuan Bajo pada Sabtu (22/12/2018).

"Mereka berwisata ke Pulau Rinca, dengan total manifest sebanyak 11 orang. Kegiatan wisata ini menggunakan jasa agen Komodo Wander Lus Tour," jelas Julisa kepada Kompas.com, Minggu malam.

Setelah melakukan wisata di Pulau Rinca, para wisatawan berlayar menuju Pulau Padar, sekitar pukul 04.00 Wita.

Dalam perjalanan di sekitar perairan Pulau Padar, tiba-tiba kapal oleng dan tenggelam akibat gelombang tinggi disertai angin kencang.

"Kapal itu tenggelam di wilayah perairan Pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo, Kecamatan Komodo,atau di koordinat 08° 37'48.33"S - 119° 35'11.71"U," kata Julisa.

Setelah mendapatkan informasi itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Polairud, Basarnas, Polres Mabar, TNI-AL, patroli gabungan TNK-Polres Mabar-Brimob, bersama dengan para kapal wisata, melakukan evakuasi.

Sebanyak sembilan orang berhasil dievakuasi ke Labuan Bajo dan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Siloam.

"Sedangkan dua orang lainnya masih hilang, sehingga sedang dicari oleh tim SAR gabungan," kata Julisa. (Sigiranus Marutho Bere)

*Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ini kronologi tenggelamnya kapal pengangkut wisatawan di perairan TN Komodo

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved