LIGA INGGRIS

Rafael Benitez Sebut Perjalanan Newcastle Musim Ini Dinaungi Keajaiban. Ini Sebabnya

Mantan pelatih Liverpool mengatakan, apa yang dicapai sekarang hingga bisa naik ke peringkat ke 15 klasemen sementara adalah sebuah keajaiban

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
twitter/newcastleunited
Pelatih Newcastle United Rafael benitez 

TRIBUNBATAM.id, NEWCASTLE - Manajer Newcastle United, Rafael Benitez menyebut timnya mengalami keajaiban di awal musim ini.

Mantan pelatih Liverpool mengatakan, apa yang dicapai sekarang hingga bisa naik ke peringkat ke 15 klasemen sementara adalah sebuah keajaiban.

Hasil ini, membuat Newcastle bisa menjauh dari zona degradasi.

Baca: Juergen Klopp Tolak Calon Juara Hanya Liverpool dan Man City: Chelsea dan Arsenal Punya Peluang

Baca: Pelatih Napoli Carlo Ancelotti Akui Saat Ini Sulit Kalahkan Juventus, Tapi Menolak Menyerah

Baca: Ole Gunnar Solskjaer Minta Para Legenda Man United Tetap Kritis, Termasuk pada Dirinya

Baca: Mauricio Pochettino Sebut Liverpool dan Man City Calon Kuat Juara Liga Inggris, Spurs Pesaing Utama

Benitez menyebut keajaiban karfena di 10 pertandingan pertama, Newcastle gagal meraih satu kemenangan pun.

Pada 10 pertandingan pertama itu, Newcastle hanya meraih 3 kali hasil seri dan menderita 7 kali kekalahan.

The Magpies kemudian meraih 3 kemenangan sejak pekan ke 11, dan mengalami dua kekalahan serta meraih dua hasil seri hingga pekan ke 17.

Hasil itu mengantar Newcastle ke peringkat ke 15 dengan nilai 17 atau terpaut lima poin di atas zona degradasi.

"Kami harus realistis dan memahami bahwa kami berada di papan bawah musim ini," kata Benitez seperti dikutip dari BBC Sport.

"Bagi saya, hampir jelas, jika kami bisa lebih baik dari tiga tim, itu akan menjadi keajaiban lain."

"Itu keajaiban tahun lalu. Orang-orang berpikir, Oh, kamu selesai di urutan ke-10, tetapi dengan beberapa kemenangan yang lebih sedikit, kita bisa berada di lima terbawah, jadi itu keajaiban.

"Jika kita melakukan hal yang sama tahun ini dimana tim sudah menghabiskan lebih banyak uang daripada tahun lalu, itu akan menjadi keajaiban."

Pada awal Desember, pemilik Newcastle Mike Ashley mengatakan dia "berharap" menjual klub "sebelum bursa transfer Januari".

Seperti halnya Tottenham dan Watford, Newcastle hanya satu dari tiga klub Liga Premier yang menerima biaya transfer lebih banyak daripada yang mereka habiskan di jendela musim panas.

"Saya tahu apa yang akan terjadi sekarang dan saya tahu di mana kita berada. Anda dapat melihat tim-tim sedang mencoba banyak hal, tetapi kadang-kadang masih tidak cukup untuk mendapatkan poin, dan itu akan menjadi seperti itu."

"Saya mencoba memberi tahu semua orang, menyadari di mana kita berada, menyadari apa yang harus kita lakukan. Jika kita melakukannya dengan baik, kita bisa finis di urutan 10," kata Benitez yang akan kembali Anfield, bekas klubnya pada Rabu (26/12/2018) menghadapi Liverpool di laga boxingday. (tribunbatam.id/son)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved