BATAM TERKINI

BP Batam Alokasikan Rp 110 Miliar, Bangun Akses Jalan dan Jembatan ke Kawasan Industri Tahun Depan

Proyek jalan ini belum selesai dikerjakan dan akan dilanjutkan tahun depan bersamaan dengan proyek pembangunan infrastruktur lainnya.

BP Batam Alokasikan Rp 110 Miliar, Bangun Akses Jalan dan Jembatan ke Kawasan Industri Tahun Depan
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGROHO
Ketua BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menyampaikan laporan kinerja BP Batam setahun terakhir dan rencana kerja BP Batam tahun 2019 di Gedung BP Batam, Rabu (26/12). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp 110 miliar untuk pembangunan akses jalan dan jembatan ke kawasan industri pada 2019.

Ada 12 ruas jalan yang dikembangkan, dan dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"BP Batam mendapat tambahan anggaran dari rupiah murni bersumber dari APBN. Dari total Rp 340 miliar, Rp 110 miliarnya akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, apakah jembatan atau jalan," kata Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto dalam konferensi pers terkait laporan kinerja BP Batam 2018 dan rencana kebijakan 2019, Rabu (26/12/2018) di Gedung Utama BP Batam.

Pembangunan infrastruktur ini, lanjutnya sudah dimulai pada 2018. Ada dua proyek jalan yang dikerjakan. Pertama, proyek jalan di kawasan strategis Kabil dan kedua, proyek jalan di kawasan Tanjunguncang.

Proyek jalan ini belum selesai dikerjakan dan akan dilanjutkan tahun depan bersamaan dengan proyek pembangunan infrastruktur lainnya.

Baca: Dua Tahun Defisit, Kini BP Batam Capai Surplus Rp 268,97 Miliar. Ini yang Dilakukan Lukita

Baca: BP Batam Gesa Pengerjaan Proyek IPAL Bengkong Sadai, Target Selesai Tahun Depan

Baca: PENGINAPAN MURAH BATAM - Asrama Haji BP Batam Tawarkan Penginapan Murah. Harga Mulai Rp 250 Ribu

Baca: IT Fest BP Batam Hadir di Bandung, Kenalkan Industri Digital Batam

Adapun 12 ruas jalan ke kawasan industri yang akan dikerjakan tahun depan, seperti pembangunan jalan kolektor kawasan industri Kabil (dari jalan Anggrek Hitam menuju jalan arteri Pattimura). Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 7,1 miliar.

Kemudian, melanjutkan proyek tahun ini, akan dilanjutkan pembangunan jalan kolektor kawasan industri Kabil (dari samping Musim Mas menuju jalan arteri Hang Kesturi). Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 8,1 miliar.

Pembangunan jalan kolektor dan jembatan kawasan industri Sekupang (menuju kawasan industri Britoil) tahap 1, dianggarkan sebesar Rp 10 miliar, perbaikan jalur lambat jalan arteri Sudirman (dari simpang jam sampai simpang kabil 1 jalur), anggarannya Rp 4 miliar.

Pembangunan jalur ke 2 jalan kawasan industri Batam Center (depan Tunas Industrial Park 2) Rp 7 miliar, pembangunan dan peningkatan jalan kawasan industri Tanjunguncang tahap 2, Rp 3,6 miliar.

Peningkatan jalan kawasan industri Pelabuhan Sagulung, Tanjunguncang Rp 3,1 miliar, pembangunan dan peningkatan jalan kawasan industri Sei Lekop tahap 2 Rp 2,9 miliar, perbaikan jalan kawasan industri Sintai, Tanjunguncang Rp 4,2 miliar.

"Pembangunan jalan kolektor kawasan Tanjungpiayu menuju Tembesi tahap 1, anggarannya kita patungan dengan investor China. Karena mereka akan membangun kawasan pariwisata di sana. Dari kita anggarannya sebesar Rp 11,7 miliar," ujarnya.

Kemudian proyek yang paling ditunggu-tunggu masyarakat, yakni pembangunan jalan dan jembatan Sambau, Nongsa ke Batam Center. Anggarannya sebesar Rp 46,3 miliar. Dan terakhir, proyek perbaikan underpass Pelita sebesar Rp 6,5 miliar.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, pembangunan infrastruktur ke sejumlah kawasan industri ini, memiliki arti penting bagi peningkatan investasi di Batam. Di sisi lain juga bersifat sebagai insentif yang diberikan BP Batam kepada investor, agar mereka segera membangun investasinya di kawasan tersebut.

"Contoh di Piayu. Ada kesepakatan kami dengan investor untuk menyediakan sebagian anggaran mereka untuk membangun jalan di sana. Insentif ini kami berikan supaya mereka bisa merealisasikan rencana investasinya," kata Lukita.

Begitu juga dengan pembangunan akses jalan dan jembatan Sambau, Nongsa. Jalan ini akan menghubungkan antara Batam Center dan Nongsa nantinya. Dengan begitu waktu tempuh dari Batam Center ke Nongsa diharapkan bisa dipersingkat menjadi 10-15 menit.(wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved