BISNIS

Lu Hoeng Omah Kopi Bikin Kopi Bertema Cinta. Tempatnya Asyik Buat Kongkow

Signature cafe jadi kami buat kopi ala cinta, kami punya filosofi sendiri sendiri baik dari resep dan olahannya.

Lu Hoeng Omah Kopi Bikin Kopi Bertema Cinta. Tempatnya Asyik Buat Kongkow
tribunbatam.id
Peresmian Lu Hoeng Omah Kopi, di Ruko Puri Mas Batam Centre, Rabu (26/12/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Satu lagi tempat kuliner dan nongkrong unik hadir di Batam. Lu Hoeng Omah Kopi, hadir di kawasan Batam Center tepatnya di Ruko Purimas Residence dan menawarkan signature cafe dengan beragam kopi tema cinta.

Pemilik Lu Hoeng Omah Kopi, Vira Respaty menjelaskan pemilihan nama tempat tersebut diambil dari nama anaknya. Serta Omah Kopi yang berarti rumah kopi dalam Bahasa Jawa.

"Kalau di Batam kan adanya kopitiam, makanya kami menghadirkan sesuatu yang baru Omah Kopi. Kami sudah soft opening mulai dari 21 Desember lalu sebagai percobaan, dan ternyata responnya sangat bagus di tengah masyarakat," ujar Vira.

Adapun minuman yang disajikan adalah kopi dengan tema cinta, seperti kopi cinta pertama, kopi cinta segitiga, kopi cinta terlarang, kopi cinta mati, cinta terbaik, cinta suci, dan kopi CLBK.

"Signature cafe jadi kami buat kopi ala cinta, kami punya filosofi sendiri sendiri baik dari resep dan olahannya. Seperti kopi cinta pertama, ini adalah kopi kopi yang ringan dan resepnya berbau manis. Sebab cinta pertama itu identiknya terasa manis, indah indah. Nah begitulah yang dirasakan pertama kali di lidah dari kopi ini, yaitu rasa manis," tuturnya.

Baca: Angin Puting Beliung Hantam Atap Rumah Warga di Moro Hingga Rusak

Baca: Info Gempa Terkini Guncang Lombok, Getaran Terasa hingga Bali

Baca: Tingkatkan Pelayanaan Kepada Peserta, BPJS Ketenagakerjaan Koordinasi dengan RS dan Klinik PLKK

Baca: Rekaman CCTV Penembakan Letkol Dono. Pelaku Sempat Lari Naik Ojek

Sedangkan kopi cinta segitiga dan cinta terlarang memiliki rasa yang lebih strong. Kopi jenis ini memiliki rasa manis, pahit, hingga masam.

"Jadi rasanya macam macam, cinta terlarang maupun cinta segitiga kan rasanya begitu. Macam macam," katanya.

Harga kopi yang disajikan dibanderol mulai dari Rp 20 ribu sampai dengan Rp 24 ribu. Ia menuturkan pemilihan tema cinta karena bahasa cinta yang universal dan bisa dirasakan oleh beragam kalangan. Seperti cinta pada pasangan, saudara, orangtua dan lainnya.

Sementara itu, sebagai teman menikmati kopi, tersedia juga bermacam snack. Mulai dari snack western dan tradisional, seperti combro, cemplong, dan lain lain.
Lu Hoeng Omah Kopi buka setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB di hari Senin sampai Jumat. Serta pukul 07.00 hingga 23.00 WIB di hari Sabtu.

"Sebagai hiburan rencananya nanti kami juga akan buat live music akustik, bahkan space buat nobar," katanya.

Sementara itu, suami Vira Respaty, Diky Wijaya berharap Lu Hoeng Omah Kopi bisa menjadi tujuan minum kopi semua kalangan masyarakat. Baik untuk pecinta kopi maupun yang tadinya bukan pecinta kopi. (ane)

Penulis: Anne Maria
Editor: Rimna Sari Bangun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved