BINTAN TERKINI

Resmikan Kampus STAIN Sultan Abdurrahman, Menteri Agama Jadi Rebutan Selfie Dengan Mahasiswa

“Kita berlajar ilmu agama Islam secara sistematis dan terstruktur untuk meningkatkan pemahaman terhadap agama dan keberaagamaan. Persoalan kita saat i

Resmikan Kampus STAIN Sultan Abdurrahman, Menteri Agama Jadi Rebutan Selfie Dengan Mahasiswa
TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin memotong pita saat meresmikan dan meninjau kampus STAI Sultan Abdurrahman Kepri di Ceruk Ijuk Toapaya, Kamis (27/12/2018). 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Mengenakan baju putih dan tanjak, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyambut kehadiran Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Kamis (27/12/2018) di Kantor Kanwil Kemenang Kepri, Tanjungpinang.

Di Kanwil Kepri, Lukman Hakim Saifuddin melakukan penandatangan prasasti sebagai bentuk peresmian STAIN SAR Kepri. Penandatangan disaksikan oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kepala Kantor Kemenag Kepri Mukhlisuddin, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman (SAR) Kepri Muhammad Faisal, Wabub Bintan Dalmasri dan Walikota Tanjungpinang, Syahrul.

Dari kantor Kanwil Kepri di Tanjungpinang, rombongan menteri menyambangi kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau di Ceruk Ijuk, Toapaya. Kehadiran Lukman di kampus STAIN SAR Kepri disambut dengan tabuh irama kompang (rebana) dan peragaan silat khas melayu.

Di Kampus STAI SAR Kepri, Menteri Lukman Hakim Saifuddin meninjau suasana kampus, melakukan pemotongan pita, dan tak lupa memberikan kuliah umum.

Ia menyampaikan, Islam di Indonesia adalah Islam moderat. Agama diturukan ke muka bumi agar manusia meningkatkan kualitas kemanusiaan.

Baca: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ke Bintan Kamis Siang Ini, Resmikan STAIN Sultan Abdurahman

Baca: Liburan Natal, Arus Penumpang Bintan-Batam di Pelabuhan ASDP Cukup Padat

Baca: Kedatangan Kapolda Kepri Sempat Sibukan Penyambutan, Helikopter Turun Tidak di Tempat Awal Disiapkan

Baca: Suasana Perayaan Natal 2018 di Gereja GPdI Kawal Bintan: Berlangsung Khidmat dan Tenang

“Kita berlajar ilmu agama Islam secara sistematis dan terstruktur untuk meningkatkan pemahaman terhadap agama dan keberaagamaan. Persoalan kita saat ini adalah pemahaman keagamaan dan pengalaman nilai-nilai agama. Itu problem kita,” ujar Lukman.

Kepada Ketua STAIN, Menteri Agama berpesan agar terus menumbuhkan kampus ini menjadi kampus yang mengedepankan keilmuan dan keagamaan.

Ia juga berharap agar STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dipersiapkan untuk menjadi Institus Agama Islam Negeri (IAIN) dan bahkan menuju ke Universitas Islam Negeri (UIN) sebagaimana perguruan tinggi agama Islam negeri lain yang telah menjadi UIN.

Usai memberikan sambutan, Lukman bersama dengan Gubernur Kepri, Kepala Kanwil Kemenag Kepri dan tamu lainnya meninjau beberapa ruang di lingkungan kampus STAIN Sultan Abdurrahman.

Beberapa mahasiswa yang ingin berfoto dilayani satu persatu di sudut tempat berfoto. Bahkan, silih berganti tamu undangan juga turut berfoto bersama menteri dan juga Gubernur Kepri.

Ketika hendak meninggalkan kampus, Lukman menyempatkan menabuh kompang saat milihat Gubernur Kepri berada di deretan mahasiswa penabuh kompang yang mengantarkan kepulangannya.
Hal ini pun menjadi perhatian hadirin untuk mengambil foto dan video pendek.

Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Muhammad Faisal mengatakan, bahwa peresmian kampus akan menjadi motivasi bagi civitas academica untuk terus mengembangkan kampus ini menjadi kampus yang representatif bagi masyarakat untuk memperdalam ilmu-ilmu keilsalam dengan ciri khas kemelayuan.(min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved