TANJUNGPINANG TERKINI

Mahasiswa Tanjungpinang Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur Kepri di Dompak. Ini Tuntutan Mereka

"Banyak kebijakan pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat," teriak seorang koordinator lapangan

Mahasiswa Tanjungpinang Gelar Aksi di Depan Kantor Gubernur Kepri di Dompak. Ini Tuntutan Mereka
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat (28/12/2018) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Akhir tahun 2018 menjadi momentum bagi mahasiswa merefleksikan dan mengevaluasi kinerja pemerintah provinsi (Pemprov) Kepri.

Dua organisasi mahasiswa, Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi damai untuk mengevaluasi kinerja pemerintah provinsi Kepri itu.

Aksi damai berlangsung di depan Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak Tanjungpinang, pada Jumat (8/12/2018) siang.

Baca: GEMPA HARI INI- Gempa 6.1 SR di Manokwari Jam 10.03 WIB Terasa Hingga Sorong. Tak Berpotensi Tsunami

Baca: Sudah 2 Bulan Berlalu, Apa Kabar Kasus Dokter Suntik Bidan di Tanjungpinang? Ini Kata Polisi

Baca: Rupiah Disebut Susah Menguat Secara Signifikan. Ternyata Ini Pemicunya

Baca: Lava Pijar dan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terus Menyembur, Warga Sebesi Mulai Ketakutan

Aksi unjuk rasa itu mengusung beberapa tuntutan antara lain menyoroti kegagalan pembangunan infrastruktur dan pembinaan sumber daya manusia yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Banyak kebijakan pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat," teriak seorang koordinator lapangan aksi tersebut.

Koordinator lapangan itu pun mengkritisi kebijakan Gubernur Kepri yang menempatkan pejabat di lingkup pemerintah atas dasar kedekatan.

Hal tersebut berdampak pada banyak pejabat tidak bisa bekerja dengan baik.

Selain berorasi, gabungan mahasiswa ini menyerukan tuntutannya lewat tulisan-tulisan di pamflet. "Rakyat menjerit seban defisit", "Bibir pantai jangan diprivatisasi" dan lain-lain.

Para mahasiswa ini melancarkan aksi damainya di depan Kantor Gubernur Kepri. Beberapa pejabat coba memfasilitasi mereka untuk berdialog. Namun, mereka menolak.

Sebab, mereka ingin bertemu dan menyampaikan langsung tuntutan kepada Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Sayangnya, Nurdin sendiri tidak berada di kantornya; dia sedang berada di Moro. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved