MotoGP 2019

MotoGP 2019 - Marc Marquez Akan Pelajari Ducati dari Jorge Lorenzo

Marc Marquez mengatakan akan belajar tentang seluk-beluk Ducati dengan rekan barunya Jorge Lorenzo menghadapi persaingan MotoGP 2019.

MotoGP 2019 - Marc Marquez Akan Pelajari Ducati dari Jorge Lorenzo
twitter/jorgelorenzo/repsolhonda
Jorge Lorenzo dan Marc Marquez satu tim di Repsol Honda musim 2019 

TRIBUNBATAM.id - Juara dunia MotoGP 2018 Marc Marquez mengatakan akan belajar tentang seluk-beluk Ducati dengan rekan barunya Jorge Lorenzo menghadapi persaingan MotoGP 2019.

Menurut Marc Marquez, persaingan MotoGP 2019 akan semakin ketat karena banyak tim melakukan pengembangan motor serta munculnya pebalap-pebalap muda yang ambisius.

Marc Márquez mengataka kunci kesuksesannya meraih gelar juara gelar dunia MotoGP 2018 yang merupakan gelar kelimanya sejak berkair di seri utama grand prix.

Sejak bergabung dengan Repsol Honda tahun 2013, Marc Marquez hahnya kehilangan satu gelar di MotoGP 2015.

Menurut Marc Marquez, ia selalu mengawasi para pesaingnya di MotoGP dan berusaha belajar dari semua orang.

Baca: MOTOGP - Marc Marquez: Belum Ada Pebalap yang Bisa Samai Prestasi Legenda Yamaha Ini

Baca: Kontrak Berakhir 2020 di Yamaha, Apakah Itu Akhir Karir di MotoGP? Ini Jawaban Valentino Rossi

Baca: MOTOGP 2019 - Sama-sama Ambisius, Honda Tak Khawatir Persaingan Marc Marquez dengan Jorge Lorenzo

"Pengalaman Valentino Rossi dan piloting Dovi (Andrea Dovizioso), juga kurva (Jorge) Lorenzo, semuanya saya pelajari. Hal ini membuat saya semakin tenang pada MotoGP 2018," katanya seperti dilansir TribunBatam.id dari media olahraga Spanyol, Marca 

"Setelah naik podium di Qatar dan nol di Argentina, kemenangan dimulai: Austin, Jerez dan Le Mans. Saya membuat kesalahan di Mugello dan juga di Valencia, Mungkin karena saya masih muda, saya tidak mendengarkan teknisi saat pemilihan ban. Saya jatuh dan saya harus belajar."

"Musim ini mengajarkan saya untuk tidak stres. Saya menang pada tahun 2017 tetapi terlalu banyak tekanan pada saya, dan tahun ini saya tenang sejak awal."

Setiap pebalap memiliki keunggulan yang terus ia pelajari. Misalnya dari Valentino Rossi, apapun yang terjadi pada masa kualifikasi, tetapi ia selalu menjadi pebalap yang istimewa pada hari Minggu.

"Saya tidak tahu bagaimana dia mendapatkannya. Ia seorang pebalap yang selalu sulit Anda tebak," katanya.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved