Dipicu Hal Sepele, Begini Kronologi Tewasnya Anggota Brimob Usai Dibacok dan Dikeroyok 5 Orang

Seorang anggota Brimob ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan seusai dibacok dan ditusuk oleh lima orang pelaku di jalan raya.

Dipicu Hal Sepele, Begini Kronologi Tewasnya Anggota Brimob Usai Dibacok dan Dikeroyok 5 Orang
Freepik.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, PALEMBANG  - Briptu Yusuf, anggota Satuan Brimob yang bertugas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, tewas dengan kondisi mengenaskan seusai dibacok dan ditusuk oleh lima orang pelaku.

Kejadian yang berlangsung di ruas Jalan Raya Ranau, Kelurahan Batu Belang Jaya, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel, pada Minggu (30/12/2018) malam kemarin, bermula saat Briptu Yusuf sedang mengendarai sepeda motor.

Pelaku Yongki yang juga mengendarai sepeda motor, memotong lajur kendaraan yang dikendarai Briptu Yusuf sembari memainkan gas motornya.

Briptu Yusuf yang emosi langsung mengejar Yongki dan memukul pelaku menggunakan senjata api. Dua rekan pelaku, yakni Zainal dan Nizar, yang melihat kejadian tersebut mencoba menolong Yongki.

Baca: Seorang Polisi Tewas Setelah Ditemukan Luka Parah di Kuburan

Baca: Angin Kencang & Gelombang Ekstrim, BMKG Larang Nelayan Tradisional di Wilayah Ini Melaut

Baca: VIDEO Detik-detik TNI AL Temukan Korban Tsunami Terdampar 9 Hari, Makan Sampah Laut untuk Bertahan

Baca: Selusin Skandal Gedung Putih dan Keluarga Donald Trump Terungkap di Tahun 2018. Ini Daftarnya

Namun keduanya ikut dipukul Briptu Yusuf menggunakan pistol. "Dua pelaku lagi datang dan langsung mengambil parang hingga membacok Briptu Yusuf di bagian wajah.

Satu luka tusuk di dada diduga yang menyebabkan korban tewas," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Senin (31/12/2018).

Dijelaskan Zulkarnain, ketika kejadian, Briptu Yusuf dalam kondisi lepas dinas dan tanpa mengenakan seragam lengkap kepolisian.

Para pelaku pun tak mengetahui bahwa korban adalah anggota polisi. "Briptu Yusuf memakai baju preman dan memang lepas dinas. Tetapi membawa senjata, karena memang sudah ada izinnya," ujarnya.

Jenderal bintang dua ini pun menyesalkan tindakan Briptu Yusuf yang terpancing emosi dan lebih dulu memukuli para pelaku menggunakan senjata api.

"Sebenarnya itu awalnya masalah kecil, kalau saya seperti itu (motor digas-gas) saya doakan saja semoga kendaraannya tidak terjatuh," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatera Selatan diduga menjadi korban pengeroyokan hingga tewas setelah mengalami luka tusuk.

Informasi yang dihimpun, Brigadir Satu (Briptu) Yusuf ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan diruas Jalan Raya Ranau, Kelurahan Batu Belang Jaya, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel pada Minggu (30/12/2018) malam kemarin.

Saat ditemukan, di tubuh Briptu Yusuf ditemukan sejumlah luka tusuk di rusuk kiri, pergelangan tangan kiri dan pipi sebelah kiri. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Briptu Yusuf Dikeroyok 5 Orang hingga Korban Tewas"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved