KARIMUN TERKINI

Muatan Tidak Sesuai Manifest, MV Yosoa Angkut Minyak Mentah. BC Kirim SPDP ke Kejati Kepri

Muatan tanker MV Yosoa yang diamankan Kanwil DJBC Khusus Kepri pada pertengahan November 2018 lalu ternyata bukan bermuatan limbah, akan tetapi minyak

Muatan Tidak Sesuai Manifest, MV Yosoa Angkut Minyak Mentah. BC Kirim SPDP ke Kejati Kepri
TRIBUN BATAM/ISTIMEWA
Petugas kapal patroli Kanwil IV Khusus Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kepulauan Riau menegah kapal tanker MV Yosoa. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Muatan tanker MV Yosoa yang diamankan Kanwil DJBC Khusus Kepri pada pertengahan November 2018 lalu ternyata bukan bermuatan limbah, akan tetapi minyak mentah.

Hal tersebut diketahui berdasarkan tembusan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari pihak bea dan cukai (BC) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun.

"Kalau SPDP nya Kanwil BC langsung koordinasi ke Kejati Kepri. Ke kita hanya tembusan saja," kata Kasi Pidsus Kejari Karimun, Andriansyah, Rabu (2/1/2018).

Meski dalam surat tembusan itu tidak dipaparkan secara detail perihal penindakan dan penyelidikan, namun dalam manifest tangker MV Yosoa memiliki muatan yang berbeda.

Baca: Pengendara Motor Kritis Setelah Tabrak Taksi, Kecelakaan Lalulintas Awal Tahun di Batam

Baca: Kronologi Penangkapan Pelaku Pemukulan Wanita saat Sholat di Masjid Samarinda

Baca: KPU Lantik 24 Anggota Anggota PPK Tambahan untuk Tingkat Kota Batam. Ini Nama-namanya

Baca: Manchester City vs Liverpool Upaya Jurgen Klopp Nyaman di Puncak Klasemen Liga Inggris

"Kalau di manifest bawa limbah ternyata hasil minyak mentah. Beratnya sekitar 1,374 ton," ujar Andriansyah.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kasi Pidsus di Kejari Kota Dumai dan Kasi Pidum di Muko-Muko Provinsi Bengkulu itu menjelaskan kelanjutan penanganan kasus MV Yosoa dilakukan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

"Yang nangani Kejati karena kesetaraan penyidikan di Kanwil Bea dan Cukai. Nanti tuntutannya juga Kejati Kepri, tapi sidangnya disini," terangnya.

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun, MV Yosoa yang hendak berlayar ke Kalimantan ditegah oleh kapal patroli BC 30005 milik Kanwil DJBC Kepri di Perairan Berakit karena tidak memiliki dokumen yang lengkap.

MV Yosoa kemudian dibawa ke Kanwil DJBC Khusus Kepri di Kecamatan Meral Kabupaten Karimun untuk diproses lebih lanjut.(ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved