KARIMUN TERKINI

Sidang Money Politic 2 Caleg Partai Perindo Kepri - Pengacara Beri Sinyal Edyson Tak Ajukan Banding

"Kemungkinan tidak banding tapi masih dipertimbangkan sampai sore nanti," kata Syafardi

Sidang Money Politic 2 Caleg Partai Perindo Kepri - Pengacara Beri Sinyal Edyson Tak Ajukan Banding
TRIBUNBATAM.id/RACHTA YAHYA
Dua terdakwa memasuki area persidangan perkara dugaan money politic dua caleg partai Perindo Kepri di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun, Rabu (26/12/2018). 

Sidang Money Politic 2 Caleg Partai Perindo Kepri - Pengacara Beri Sinyal Edyson Tak Ajukan Banding

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Putusan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun perihal sidang dugaan money politic dua caleg Partai Perindo Provinsi Kepri tampaknya akan segera berkekuatan hukum tetap atau incraht.

Hingga hari terakhir pengajuan pandangan terhadap putusan Majelis Hakim pada Kamis (3/1/2019), belum ada tanda-tanda kedua belah pihak baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun pihak terdakwa 1, Dr Edyson Tatulus dan terdakwa 2, Indri Ceria Agustin akan mengajukan banding.

Aditya Rachman Rosadi, JPU dari Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun dihubungi Tribun Batam beberapa kali namun tidak mengangkat ponselnya.

Begitu juga pesan singkat (SMS) yang dilayangkan juga tidak dijawab.

Baca: Angin Kencang Landa Karimun. BMKG: Imbas Siklon Pabuk, Bisa Memicu Gelombang Laut Jadi Tinggi

Baca: Usai Vonis Percobaan Dua Caleg Perindo, Bawaslu Karimun Segera Koordinasi dengan Polisi dan Jaksa

Baca: Bawaslu Karimun Sesalkan Pernyataan Ketua Partai Perindo Kepri. Nurhidayat: Sangat Tidak Berdasar!

Sementara pertemuan antara Bawaslu, Kejaksaan dan Polres Karimun di Sentra Gakkumdu membahas putusan Majelis Hakim tersebut, sampai pukul 15.00 WIB, tak kunjung digelar.

"Saya coba konfirmasi dulu ke pak Fadli (Komisioner Bawaslu Karimun, red), karena dia yang menangani kasusnya," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun, Nurhidayat ketika dihubungi melalui ponselnya, Kamis sore.

Pada pihak terdakwa, berdasarkan keterangan Syafardi SH, MH, salah seorang Penasehat Hukum terdakwa 1 Dr Edyson Tatulus memberikan sinyal bahwa kliennya tersebut tidak akan mengajukan banding atas putusan Majelis Hakim.

"Kemungkinan tidak banding tapi masih dipertimbangkan sampai sore nanti. Kepastiannya nanti sampai berakhirnya batas waktunya," kata Syafardi.

Sementara terdakwa 2, Indri Ceria Agustin belum dapat informasi apakah banding atau tidak.

Namun pada sidang putusan Jumat, 28 Desember 2018, Indri kepada wartawan usai sidang mengatakan, dirinya cukup puas dengan putusan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Wakil Ketua PN Tanjungbalai Karimun, Bambang Setyawan.

"Sementara ini cukup (puas)," kata Indri kepada wartawan.

Sebelumnya, tiga orang Hakim di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun pada Jumat, 28 Desember 2018 menjatuhkan vonis bersalah kepada dua caleg Partai Perindo Kepri, Dr Edyson Tatulus dan Indri Ceria Agustin.

Keduanya kemudian dijatuhi hukuman percobaan selama 8 bulan bagi Dr Edyson Tatulus dan 4 bulan bagi Indri Ceria Agustin. (*)

* Selengkapnya Baca Harian Pagi Tribun Batam, Edisi Jumat, 4 Januari 2019

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved