Sempat Terputus, Sejumlah Rumah Sakit Bakal Kembali Dilayani BPJS Kesehatan

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Maruf memastikan pihaknya segera memperpanjang kontrak dengan rumah sakit yang sempat diputus kontraknya.

Sempat Terputus, Sejumlah Rumah Sakit Bakal Kembali Dilayani BPJS Kesehatan
via kontan.co.id/antara
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -  Pasca memutus kontrak kerjasama dengan sejumlah rumah sakit yang belum mengantongi sertifikat, kini BPJS Kesehatan kembali memperpanjang kontrak.

Perpanjangan itu dilakukan setelah mendapat surat dari Kementerian Kesehatan (Kemkes) yang merekomendasikan daftar rumah sakit yang belum terakreditasi untuk diperpanjang kontraknya.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Maruf memastikan pihaknya segera memperpanjang kontrak dengan rumah sakit yang sempat diputus kontraknya.

"Ada surat dari Menteri Kesehatan kemarin tanggal 4 Januari 2019," kata Iqbal kepada Kompas.com, Sabtu (5/1/2018).

Baca: Sebuah Mobil Yaris Terpental dan Terbalik di Tanjungpinang, Begini Kronologisnya

Baca: Live Streaming UEA vs Bahrain di Piala Asia 2019, Sabtu Malam Ini. Kick Off Pukul 23.00 WIB

Baca: Selama 2018, Meghan Markle Habiskan Rp 7 Miliar Untuk Belanja Pakaian. Belum Termasuk Baju Pengantin

Baca: Terkait Peleburan BP Batam dan Pemko, Ketua DPRD Batam: Masak Aturan Berubah Tiap Tahun

Baca: Harga Mulai Rp 80 Ribu, Cukup Serahkan Foto, Wajah Bisa Langsung Dilukis

Dalam surat tersebut, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek merekomendasikan daftar rumah sakit yang belum terakreditasi untuk diperpanjang kontraknya.

Iqbal mengatakan, pihaknya akan memenuhi permintaan itu dalam waktu dekat.

Rumah sakit yang sempat diputus kontraknya akan melaksanakan penandatanganan kontrak baru dengan BPJS Kesehatan.

"Karena ada payung hukumnya dari Kemenkes untuk direkomendasikan, kami berusaha tidak menunda (perpanjangan kontrak) supaya pelayanan masyarakat bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujar Iqbal. 

Iqbal memastikan rumah sakit yang sempat dihapus dari sistem BPJS Kesehatan bakal menjadi rumah sakit rujukan kembali dalam waktu dekat.

"Paling tidak bisa diselesaikan dalam kesempatan pertama. Jangan lewat bulan ini lah," ujar dia. 

Adapun sebelumnya, BPJS Kesehatan memutus kontrak dengan puluhan rumah sakit di Indonesia per Januari 2019.

Kontrak diputus lantaran rumah sakit belum mengantongi akreditasi. (Nibras Nada Nailufar)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved