BINTAN TERKINI

Gelombang Laut Masih Tinggi, Ini Imbauan Polres Bintan untuk Pengguna Transportasi Laut

Hasil evaluasi kondisi cuaca, gelombang tinggi masih akan terjadi selama beberapa waktu mendatang. Itu artinya, dunia pelayaran harus selalu hati-hati

Gelombang Laut Masih Tinggi, Ini Imbauan Polres Bintan untuk Pengguna Transportasi Laut
TRIBUNBATAM.id/AMINNUDIN
Personil Satpolairud Polres Bintan dipimpin Kasatpolairud AKp Suardi saat mengecek sarana utama keselamatan berlayar di kapal 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Potensi gelombang tinggi di wilayah Kepri saat ini harus diperhatikan para pengguna dan pelaku jasa trasportasi laut.

Hasil evaluasi kondisi cuaca, gelombang tinggi masih akan terjadi selama beberapa waktu mendatang. Itu artinya, dunia pelayaran harus selalu berhati hati.

Mengutip laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) Tanjungpinang sebelumnya, untuk Bintan, ketinggian gelombang laut bisa mencapai 2,5 meter.

Baca: Viral Video Seorang Pria Ngamuk hingga Rusak Alat Musik Hotel di Makassar, Hanya Gara-gara Mic?

Baca: 7 Hal yang Perlu Diketahui Calon Penumpang Lion Air Selain Bagasi Bayar Mulai 8 Januari 2019

Baca: Terungkap! Polisi Sebut Pria Diduga Pemesan Artis Vanessa Angel Adalah Seorang Pengusaha

Baca: Belum Terdaftar Sebagai Pemilu untuk Pemilu 2019? KPU Batam: Segera Lapor ke PPS Kelurahan

Pola angin, dengan terbentuknya awan cumulonimbus secara tiba tiba turut mempengaruhi kondisi cuaca di lautan.

Satuan Polairud Polres Bintan, dalam rilis diterima Tribunbatam.id, Minggu (6/1/2019), saat ini tengah gencar mensosialisasikan panduan keselataman pelayaran kepada pelaku usaha jasa transportasi laut.

Di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, personil Satpolairud menjelaskan secara detail pentingnya penggunaan life jacket terhadap para penumpang.

"Kami coba terus melakukan sosialisasi pentingnya peralatan keselamatan berlayar. Diantaraya memberikan pemahaman pentingnya mennggunakan life jacket, bagaimana menggunakannya, banyak lagi"kata Kasat Polairud Polres Bintan, AKP Suardi.

Tak hanya mensosialisasikan penggunaan kelengkapan sarana kapal, para personil juga melakukan pengecekan kelangkapan sarana utama keselamatan berlayar.

Sarana itu wajib ada dan disediakan para pengelola kapal. Setidaknya, dalam satu kapal harus tersedia life jaket, ban penolong dan peralatan navigasi mutakhir.

Berdasarkan pengecekan, polairid memastikan sarana utama keselamatan berlayar tersebut disediakan pihak kapal.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved