Kepala BP Batam Masa Transisi - Ketua DPRD Kota Batam Sebut Keputusan Nanggung

Nanggung. Ya kan? Serba salah kita ngomongnya. Sudahlah, biarlah suka-sukanya," ujar Nuryanto seraya tertawa, Senin (07/01/2019).

Kepala BP Batam Masa Transisi - Ketua DPRD Kota Batam Sebut Keputusan Nanggung
Tribun Batam/Argianto
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto 

TRIBUNBATAM.ID - Ekspresi Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto SH menampakkan mimik terkejut. Ia lantas tertawa seakan pasrah ketika mendengar adanya keputusan pelantikan Kepala BP Batam yang baru.

Ia menilai kebijakan pusat menentukan Kepala BP Batam transisi merupakan keputusan yang serba nanggung.

"Nanggung. Ya kan? Serba salah kita ngomongnya. Sudahlah, biarlah suka-sukanya," ujar Nuryanto seraya tertawa, Senin (07/01/2019).

Nuryanto lebih jauh hanya berharap pemerintah pusat bisa memberikan keputusan yang terbaik untuk sistem pemerintahan di Kota Batam. Hanya saja keputusan ini dikhawatirkan akan menimbulkan keraguan bagi investor di Batam.

Baca: Tugas Edy Putra Irawady usai Dilantik Jadi Kepala BP Batam. Akhiri Dualisme Kewenangan

Baca: Respon Pengusaha soal Pelantikan Kepala BP Batam: Jangan-jangan yang Salah Menkonya

Baca: Plat Baja Sisa Proyek Jembatan Dompak Dijual ke Medan, Hasilnya Rp 119 Juta Diserahkan ACP

"Kita tunggu saja kepastian dan defenitifnya seperti apa. Apapun yang diputuskan, di daerah hanya mengikuti saja," tuturnya.

Ia menambahkan sebenarnya keputusan tersebut serba nanggung karena hanya ditugaskan beberapa bulan saja. Sembari menunggu materi regulasi ex-officio itu seperti apa finalnya.

"Kita berharap Batam itu diberikan kepastian. Apapun risikonya memang pasti ada pro dan kontra. Makanya segala sesuatunya itu harus dikaji secara matang," kata Nuryanto.

Dengan adanya Kepala BP Batam yang baru ini tentunya harus beradaptasi yang juga memerlukan waktu. Dikhawatirkan pelayanan masyarakat bisa terbengkalai.

"Kita orang daerah tak bisa apa-apa. Yang jelas kita butuh kepastian, keamanan dan ketenteraman. Kita lihat aja seperti apa nantinya," kata Nuryanto.

Sama halnya diungkapkan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk. Dia bahkan menilai ada yang lucu dengan pelantikan tersebut.

"Kemarin Pak Mustofa diganti Hatanto, kemudian Hatanto digantikan Lukita. Terus Lukita diganti dengan pejabat baru. Kalau ganti-ganti terus, sebenarnya siapa yang salah," kata Jadi, balik bertanya, Senin (7/1).

"Jangan-jangan yang salah Menkonya," sambungnya.

Ia juga mempertanyakan efektifitasnya. “Jika pimpinan BP Batam asyik diganti terus, kapan kerjanya? "Jadi pimpinan kan perlu adaptasi juga," ujarnya. (wie/rus)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Purwoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved