Mengapa Artis Terlibat Prostitusi Online Tidak Ditetapkan Tersangka? Ini Penjelasan Hotman Paris

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjelaskan alasan artis yang terlibat dalam prostitusi online tidak ditahan maupun ditetapkan menjadi tersangk

TRIBUNBATAM.id - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapeamenjelaskan alasan artis yang terlibat dalam prostitusi online tidak ditahan maupun ditetapkan menjadi tersangka.

Hal ini ia paparkan melalui akun Instagram-nya, @hotmanparisofficial, pada Selasa (8/1/2019).

Hotman mengatakan jika hal itu bergantung pada Undang-Undang yang ada di Indonesia.

Baca: Mengaku Dijebak, Foto Syur Vanessa Angel Saat Mandi Tersebar di Medsos

Baca: Intip Rumah Mewah Sule di Bekasi. Harga Ditaksir Rp 15 Miliar! Ada Ruang Fitnes hingga Kantor Mewah

Baca: Vanessa Angel Akui Syur di Kamar Mandi. Diambil Sesama Artis Waktu di Malaysia

Baca: Dari Kasus Vanessa Angel, Polisi Selidiki Prostitusi Artis Lain Tarif Rp 300 Juta Sekali Kencan

"Jawabannya adalah karena memang sampai hari ini di dalam Undang-Undang yang ada di Indonesia, tidak ada pasal yang menyatakan tindakan seperti itu merupakan tindakan pidana," ujar Hotman yang sedang berada di meja kerjanya.

Ia pun juga memaparkan Undang-Undang No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

"Bahkan di dalam Undang-Undang nomor 21 Tahun 2007 pemberantasan tindak pidana perdagangan orang salah satu unsurnya harus si korban tersebut atau si wanita artis tersebut harus tereksploitasi, artinya terpaksa tereksploitasi," paparnya.

Namun, dalam kasus yang sedang ramai diperbincangkan, Hotman mengatakan jika tidak ada unsur eksploitasi.

"Kalau ini kan dia kan tidak tereksploitasi, malah enak-enak, dapat keuntungan," ujarnya.

Bahkan, menurut Hotman, pasal tersebut juga akan susah diterapkan kepada muncikari.

Ia juga mengatakan bisa saja muncikari akan bebas dari kasus tersebut.

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved