BATAM TERKINI

Pakai E-Parking, Pengemudi Bisa Cek Tempat Parkir Kosong Lewat Handphone. Februari Berlaku di Batam

Pengguna e-parking bisa mengetahui lahan lokasi parkir yang masih kosong, sehingga jika tempat tersebut sudah penuh tak perlu masuk lagi.

Pakai E-Parking, Pengemudi Bisa Cek Tempat Parkir Kosong Lewat Handphone. Februari Berlaku di Batam
TRIBUNBATAM.id/Argi
Ilustrasi parkir 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Efendy menceritakan kecanggihan sistem e-parking yang akan diluncurkan Dishub pada Februari mendatang.

Salah satunya, jika sudah menggunakan e-parking masyarakat bisa mengetahui lahan lokasi parkir yang masih kosong, sehingga jika tempat tersebut sudah penuh tak harus masuk lagi.

"Kita bisa melihat misalnya titik ini masih kosong, kita bisa ke sana parkirnya. Penggunanya misalnya si Habbibi, nah dia ini nanti bisa melihat dan bisa buka," ujar Kepala Rustam di Kantor Wali Kota Batam Lantai V, Selasa (8/1/2018).

Diakuinya perlengkapan yang digunakan saat menggunakan e-parking ini di antaranya, handphone, aplikasi t-cash, aplikasi e-parking, data kuota internet, dan saldo t-cash.

Dishub akan memberikan budget kuota Rp 55 ribu setiap harinya untuk setiap juru parkir (jukir) e-parking disatu titik.

Baca: Hasil CPNS Lingga, Hanya 152 Formasi yang Terisi, 38 Formasi Kosong Tanpa Pelamar

Baca: BISA DICONTEK! 6 Bahan Alami Ini Bisa Kurangi Kerutan dan Garis Halus Kulit di Bawah Mata

Baca: Dapat Dana Hibah CSR, Kejati Kepri Renovasi Mushala dan Bangun Gedung Badminton

Baca: Termasuk Pungli, Jukir Ilegal di Jembatan Barelang yang Tertangkap Bakal Diserahkan Polisi

Baca: Salah Orang, Pencuri Ini Babak Belur Dihajar Korbannya. Korbannya Ternyata Petarung UFC

"Keuntungan itu nantinya di kuotanya saja. Aplikasi tak ada bayar. Rp 55 ribu ini nantinya bisa untuk menelpon dan whatshapp. Ada 100 titik parkir rencananya yang akan kita gunakan," paparnya.

Sementara itu, pengisian saldo bisa dibeli langsung di Telkomsel. Pihaknya akan mengusahakan awal Februari sudah diluncurkan.

"Sejauh ini kita tinggal menunggu administrasinya saja. Seperti Memorandum of Understanding (MoU), dan lain sebagainya," tutur Rustam.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Parkir, Alexander Banik menyebutkan pihaknya sedang melakukan ujicoba sistem e-parking ini. Namun sedang ada perbaikan sistem.

"Ujocoba ini untuk mempermudah kita juga. Soal MoU sudah. Kalau sudah siao akan kita sosialisasikan," tutur Alex kepada Tribun. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved