TANJUNGPINANG TERKINI

Polisi Selidiki Dua Kasus Wanita Tewas di Tanjungpinang, Saksi Minim Jadi Alasan Lakukan Otopsi

"Sebenarnya otopsi ini untuk memantapkan penyelidikan kita. Kurang greng lah. Tapi kalau kejanggalan secara kasat mata itu tidak ada. Karena masih mis

Polisi Selidiki Dua Kasus Wanita Tewas di Tanjungpinang, Saksi Minim Jadi Alasan Lakukan Otopsi
TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFA
Polres Tanjungpinang lakukan otopsi terhadap jenazah Budi Suryani untuk mengungkap penyebab kematiannya 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Satu minggu terakhir ini, ada dua mayat wanita tewas di Tanjungpinang. Satu wanita yang jatuh dari lantai 3 di Batu 7 bernama Sarmina, dan satunya lagi Budi Suryani yang tewas ditemukan di kamar mandi kosan eks hotel Sadap Tanjungpingpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali dikonfirmasi menjelaskan bahwa meninggalnya korban Sarmina tidak ada tanda-tanda kejanggalan setelah pihak melakukan penyelidikan. Hal itu yang membuat pihak kepolisian tidak melakukan otopsi.

"Yang di Batu 7 (korban Sarmina) tidak ada kejanggalan setelah kita melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan melihat jejak perbincangan korban dengan keluarganya di ponsel kalau dia pingin kabur tak betah bekerja. Malamnya dia komunikasi sama pamanya kalau tak betah mumpung tak ada majikanya dia kabur," kata kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali di kamar Jenazah RSUP Selasa (7/1/2019).

Baca: Pastikan Penyebab Kematian Wanita Ditemukan Tewas di Eks Hotel, Polisi Akan Lakukan Otopsi

Baca: Ungkap Kematian Pembantu Rumah Tangga, Polisi Gelar Rekontruksi Tewasnya Sarmina

Baca: VIDEO - Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Wanita di Kamar Mandi eks Hotel di Tanjungpinang

Baca: Tak Ada Tanda Kekerasan, Diduga Ini Sebab Wanita Ini Tewas di Kamar Mandi eks Hotel di Tanjungpinang

Sebelumnya korban Sarmina tewas jatuh dari Lantai 3. Di samping korban ada tas ransel barang milik korban.

Berbeda hal dengan korban Budi Suryani meninggalnya korban masih menjadi tanda tanya. Efendri menganggap kasus ini masih misterius. Beberapa hal yang masih jadi tanda tanya diantaranya saksi yang minim, kemudian terkunci dari dalam dan barang-barang yang berada di dalam kamar kos.

"Sebenarnya otopsi ini untuk memantapkan penyelidikan kita. Kurang greng lah. Tapi kalau kejanggalan secara kasat mata itu tidak ada. Karena masih misterius. Seperti halnya saksi yang minim, hanya dua saksi, satu penjaga kos dan satu penghuni kos. Kemudian korban terkunci dari dalam. Dan posisi HP yang masih bersih. Untuk pesan di dalam ponsel juga tidak ada komunikasi yang mencurigakan," katanya.

Otopsi Jenazah Budi Suryani Selesai 

Dokter Kepolisian (Dokpol) dari Polda Kepri Iptu Leonardo menuturkan bahwa pihaknya akan membawa salah satu bagian organ dalam ke laboratorium forensik.

"Kita sudah selesaikan otopsi tadi ya. Selanjutnya kita akan serahkan bagian organ dalam jenazah ke Laboratorium Forensik di Pekanbaru kalau tidak di Jakarta. Dari hasil otopsi tadi kondisi tubuh korban sudah membusuk dan rusak. Dan diperkirakan sudah satu Minggu," ujar Dokpol Polda Kepri Iptu Leonardo dikonfirmasi usai Otopsi didampingi kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, Selasa (7/1/2019).

Dia menyebutkan hasil otopsi dengan alasan masih melakukan proses selanjutnya dengan mengirimkan bagian dalam organ tubuh ke Laboratorium Forensik. Ataukah ada tanda Kekerasan ia juga mengatakan tidak ada.

"Yang kita lihat tadi sudah rusak bagian tubuh korban. Tidak ada tanda kekerasan. Seperti bagian tulang retak juga tidak ada. Kita akan dapat hasilnya nanti jika sudah dilakukan uji laboratorium forensik," ungkapnya.

Sedangkan itu Kasat Reskrim polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali menuturkan bahwa jenazah akan segera dikebumikan esok hari dengan menyerahkan ke dinas sosial. Karena diketahui tidak ada satupun keluarga korban dari Purworejo yang datang mengurus jenazah.

"Kita serahkan ke Dinas Sosial Tanjungpinang untuk selanjutnya akan dimakamkan di Pemakaman umum batu 7 Tanjungpingpinang," tutupnya.(wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved