Sinkronisasi BP Batam - Wali Kota Batam M Rudi Tak Ingin Lagi Ada Logo BP dan Pemko

Semua perizinan baik dari BP dan Pemko harus satu. Jadi tak ada lagi logo BP, logo Pemko. Perizinan ke depan tak hitungan hari lagi,

Sinkronisasi BP Batam - Wali Kota Batam M Rudi Tak Ingin Lagi Ada Logo BP dan Pemko
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
Wali Kota Batam H Muhammad Rudi dan wakilnya Amsakar Achmad 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Rencana sinkronisasi BP Batam dengan adanya pelimpahan kewenangan kepala BP Batam ex-officio Walikota Batam sudah bergulir beberapa pekan terakhir.

Di tengah-tengah pembahasan reguliasi ex-officio, Ketua Dewan Kawasan Darmin Nasution melantik Kepala BP Batam Edy Putra Irawady yang bertugas selama massa transisi.

Dari pengarahan Darmin Nasution, tugas itu paling lambat sampai 30 April 2019.

Bagaimana tanggapan Walikota Batam HM Rudi?

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi tak mau mengomentari panjang lebar soal pelantikan Edy Putra Irawady sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (7/1) di Kantor Kemenko Perekonomian RI.

Apalagi sebelumnya, Rudi pernah memperkirakan, kalau ia akan dilantik pada Januari ini, Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam.

"Saya tak komentarlah soal itu," kata Rudi, Selasa (8/1) di Batam Center.

Baca: Soal Sinkronisasi BP Batam, Pengusaha Beri Catatan: Saat Ini Pertumbuhan Ekonomi 4 Persen

Baca: Gempa Sukabumi Terasa di Bandung, PVMBG Minta Warga Waspadai Gempa Susulan

Baca: CATAT! Naik Lion Air Masih Dapat Bagasi Gratis 20 Kg. Lion Air Tunda Kebijakan Bagasi Berbayar

Meski begitu, Rudi punya harapan besar dengan pelantikan Edy jika dikaitkan dengan percepatan pelayanan perizinan.

Itu mengingat sebelumnya Edy punya latar belakang sebagai ketua harian untuk pelayanan perizinan terpadu, online single submission (OSS).

"Semua perizinan baik dari BP dan Pemko harus satu. Jadi tak ada lagi logo BP, logo Pemko. Perizinan ke depan tak hitungan hari lagi, tapi hitungan jam selesai," harap Rudi.

Dikatakan, selama ini meski berada di satu tempat yang sama, pelayanan perizinan masih diurus masing-masing instansi. Ke depan diharapkan ada penyederhanaan perizinan, sehingga pengurusannya bisa cepat selesai.

"Kita juga ingin anggaran ke depan tak tumpang tindih. Untuk kegiatan yang sama, kenapa dilakukan juga," ujarnya mengomentari event-event yang digelar BP Batam di kepemimpinan Lukita Dinarsyah Tuwo.

"Keinginan menaikkan pariwisata bisa tercapai dengan adanya sinkronisasi," sambungnya. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Purwoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved