BINTAN TERKINI

Protes Pemasangan Tiang Listrik PLN, Warga Blokade Jalan Masuk Hotel The Residence Bintan

Warga Galang Batang sejak siang berunjuk rasa hingga memblokir akses masuk hotel. Menurut informasi terhimpun, permasalahan ini terkait pemasangan tia

Protes Pemasangan Tiang Listrik PLN, Warga Blokade Jalan Masuk Hotel The Residence Bintan
TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN
Protes Pemasangan Tiang Listrik PLN, Warga Blokade Jalan Masuk Hotel The Residence Bintan 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Sejumlah pekerja The Residence Bintan tertahan di jalan perempatan Galang Batang, Rabu (9/1/2019).

Tak hanya pekerja, dua armada bus milik hotel tersebut juga tertahan di tengah jalan tak bisa masuk area kawasan hotel.

Di dalam bus ada beberapa tamu hotel yang menurut pantauan adalah turis mancanegara. Mereka tertahan tak bisa masuk hotel karena jalan masuk ke kawasan hotel dipasangi plang oleh warga.

Warga Galang Batang sejak siang berunjuk rasa hingga memblokir akses masuk hotel. Menurut informasi terhimpun, permasalahan ini terkait pemasangan tiang listrik PLN yang menurut warga dipasang di tempat yang tidak sesuai kesepakatan awal.

Masalah ini sudah beberapakali dibahas oleh warga dan pihak hotel. Namun pihak hotel menurut warga terkesan abai. Sehingga mereka terpaksa mengambil tindakan dengan memblokade akses jalan masuk hotel sampai permasalahan selesaim

"Tiang listrik dipasang tidak sesuai kesepakatan," kata Rul, seorang warga.

Baca: Seorang Mahasiswi Diperkosa 6 Pria Selama Dua Hari dan Dibuang ke Hutan. Pelaku Jadi Buronan Polisi

Baca: Kembali ke Liga Thailand, Victor Igbonefo Hengkang dari Persib Bandung

Baca: Tetap Tunggu Surat dari KASN, Rudi Agendakan Pelantikan Kepala Dinas Jumat

Baca: Skuad Persib 2019 Dikabarkan Resmi Gaet Srdan Lopicic dan Esteban Vizcarra

Menurut warga, sebelumnya ada kesepatakan mengenai jalur pemasangan tiang listrik PLN. Kebetulan di lokasi ada dua jalur. Jalur warga dan jalur perusahaan.

Tiang listrik yang dipasang kemudian berdiri sedikit jauh dari jalur jalan masyarakat sehingga memantik protes warga. Buntutnya adalah aksi blokade akses masuk hotel ke lokasi.

"Dari dulu kami minta tiang itu dipasang di lahan masyarakat. Tapi tidak pernah digubris, apa alasannya. Kami belum mendapatkan penjelasan,"kata warga lain di situ.

GM The Residence, Bagus Pramarta dihadapan warga sempat mengatakan, pihaknya belum mendapatkan kepastian mengenai status lahan yang seyogyanya dipasangi tiang listrik PLN fersi warga tersebut.

Proses pembelian tanah secara lengkap ia belum mendapatkan informasinya. Sehingga ia tak bisa memutuskan bagaimana seharusnya ia bersikap dalam permasalahan ini.

"Proses pembelian tanah secara menyeluruh, saya sendiri tidak dapat informasi lengkap. Hanya sebagai pegawai lapangan, saya gak dapat informasi lengkap, dan saya pun tidak dikasih wewenang untuk menjawab," kata dia.

Berdasarkan pantauan, suasana di lokasi sempat tegang. Terjadi debat argumen antara warga dengan pihak perusahaan yang langsung dipimpin GM The Residence Hotel Bagus Pramarta.

Pihak perusahaan dengan warga kemudian melakukan mediasi di kantor balai pertemuan warga hingga sore. Petugas Babinsa dan polisi tampak ada di lokasi mengawal pertemuan warga dengan pihak perusahaan.(min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved