Barongsai Selalu Ada Setiap Perayaan Imlek, Begini Sejarahnya

Barongsai menjadi pertunjukkan yang ditunggu setiap perayaan Tahun Baru China atau Imlek.

Barongsai Selalu Ada Setiap Perayaan Imlek, Begini Sejarahnya
Tribun Batam/Dewi
Pertunjukan Barongsai di Harris Hotel Batam Center 

TRIBUNBATAM.id - Barongsai menjadi pertunjukkan yang ditunggu setiap perayaan Tahun Baru China atau Imlek. 

Tak hanya di klenteng, mal, sampai pasar malam juga menghadirkan barongsai untuk memeriahkan momen Imlek.

Boneka berbentuk singa dengan tubuh bersisik layaknya naga ini umumnya dimainkan oleh dua orang.

Dengan gerakkan yang dinamis, barongsai memang menghibur.

Namun mengapa pertunjukkan barongsai selalu identik dengan Imlek?

"Menurut kepercayaan leluhur (China), setiap awal tahun baru adalah masa di mana para dewa dewi kembali ke kahyangan untuk melapor ke Kaisar Langit. Maka saat ini roh-roh jahat di dunia menjadi semakin ganas karena tidak ada yang mengendalikan mereka ketika dewa-dewi rapat di kahyangan," dikutip dari buku 5000 Tahun Ensiklopedia Tionghua 1 karya Christine dan kawan kawan, terbitan St Dominic Publishing tahun 2015.

Baca: Ucapan Imlek 2019 dan Ramalan Shio di Tahun Babi Tanah. Kemakmuran Shio Tikus

Baca: Kumpulan Ucapan Tahun Baru Imlek 2019 dan Arti Gong Xi Fa Chai. Bisa Update Status Whatsapp

Dari kepercayaan tersebut, maka orang China kuno mengadakan tarian barongsai yang sebelumnya telah diberkati di klenteng dengan maksud mengusir setan.

Versi lain disebutkan jika ada legenda yang berkembang di kalangan masyarakat kuno. Mahluk jejadian bernama 'nien' (sebutannya sama dengan nien yang berarti tahun baru), suka menyerang manusia dan anak-anak.

Konon mahluk jejadian tersebut takut akan warna merah dan bunyi yang keras sepert petasan. Maka dari itu barongsai dengan musik yang meriah menjadi alat untuk mengusir 'nien'.

Hal yang unik penyebutan barongsai sebenarnya hanya ada di Indonesia.

Nama asli kesenian ini di China adalah 'Wu Shi'. Negara Barat menyebut barongsai sebagai 'lion dance'.

Nama barongsai sendiri merupakan cerminan akulturasi China di Indonesia.

'Barong' berasal dari kesenian boneka Bali yang dimainkan oleh manusia di dalamnya.

Sementara 'Sai' dalam bahasa Hokkian berarti singa. (*) 

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved