Pascakebakaran Unit Sewa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Suplai Listrik ke Ranai Alami Gangguan

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel sewa PLN di Kota Ranai Kabupaten Natuna mengalami gangguan yang mengakibatkan terbakarnya unit sewa tersebut

Pascakebakaran Unit Sewa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Suplai Listrik ke Ranai Alami Gangguan
ist
Insiden kebakaran Pembangkit Listrik Tenaga Diesel sewa PLN di Kota Ranai Kabupaten Natuna mengalami gangguan yang mengakibatkan terbakarnya unit sewa tersebut. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pembangkit Listrik Tenaga Diesel sewa PLN di Kota Ranai Kabupaten Natuna mengalami gangguan yang mengakibatkan terbakarnya unit sewa tersebut yang terjadi pada Rabu (9/1/2019) pukul 18.05 WIB.

General Manajer PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, M Irwansyah Putra memastikan tidak ada korban dari insiden kebakaran tersebut.

Kebakaran telah ditangani pihak pemadam kebakaran Natuna terdiri dari TNI AU Dan AL dengan menggunakan media air dan dibantu Damkar media foam milik Dinas Perhubungan.

"Alhamdulillah berkat kesigapan dari regu pemadam kebakaran dan bantuan masyarakat api dapat dipadamkan pukul 20.30 WIB," ungkap Irwansyah.

Dia kemudian mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kabupaten Natuna terdiri dari TNI AU dan TNI AL, dan Dinas Perhubungan, serta bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah, DPRD, rekan media sekaligus masyarakat di sana atas kesigapan dan kerja sama dalam memadamkan api tersebut.

Baca: Barongsai Selalu Ada Setiap Perayaan Imlek, Begini Sejarahnya

Baca: Polres Tanjungpinang Periksa Warga yang Menghadang Komisioner Bawaslu

Baca: Satpolairud Polres Bintan Bagikan Life Jacket Kepada Nelayan Tradisional

Dia mengatakan Bupati dan Wakil Bupati beserta Kapolres didampingi kepala dinas yang memantau langsung ke lokasi kejadian.

Bupati menyampaikan bahwa kejadian ini merupakan musibah dan sangat yakin PLN akan segera melakukan pemulihan sistem kelistrikan di Ranai.

"Dengan kejadian ini suplai listrik ke Ranai mengalami gangguan di mana beban puncak sistem Natuna 6.5 MW dengan suplai dari PLTD Pian Tengah sebesar 2 MW sehingga Ranai mengalami kekurangan daya sebesar 4.5 MW," terang Irwansyah.

Saat ini upaya yang dilakukan mengambil suplai dari PLTDPian Tengah sampai ke sebagian kota Ranai. Sedangkan beban kota Ranai sebagian akan disuplai dari PLTD Ranai milik PLN yang saat ini dalam pelaksanaan pemeriksaan instalasi dan pembersihan akibat gangguan tersebut. (tom)

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved