Twitwar Mahfud MD vs Andi Arief soal Pemilu. Jawaban Mahfud : Proteslah ke SBY

Twitwar antara Mahfud MD vs Andi Arief soal kecurangan yang akan dihadapi KPU di setiap Pemilu, semakin seru.

Twitwar Mahfud MD vs Andi Arief soal Pemilu. Jawaban Mahfud : Proteslah ke SBY
Tribunnews/Herudin
Mahfud MD 

TRIBUNBATAM.id - Twitwar antara Mahfud MD vs Andi Arief soal kecurangan yang akan dihadapi KPU di setiap Pemilu, semakin seru.

Mahfud MD lewat akun Twitternya mengatakan bahwa dalam sengketa Pemilu bisa membuktikan kecurangan namun Pemilu tetap tidak bisa dibatalkan.

Hal tersebut, menurut Mahfud MD tertuang dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 2011.

 
Mahfud MD juga menyebut bahwa ketentuan tersebut dibuat saat Partai Demokrat masih berkuasa.

Dengan begitu, Mahfud MD mengatakan, bila Andi Arief menyalahkan soal pendapatnya maka bisa menuntut terhadap Partai Demokrat.

"Kalau dlm Sengketa Pemilu Anda bs membuktikan kecurangan 1 jt padahal kalahnya 3 jt maka hsl pemilu tak bs dibatalkan. Ini ketentuan UU No.8 Thn 2011. UU ini dibuat pd saat Partai Demokrat berkuasa. Kalau mnrt Anda salah, gugatlah Partai Demokrat (PD). Kok bilang berbahaya ke gue?" tulis akun Twitter Mahfud MD @mohmahfudmd.

Mahfud MD melanjutkan, yang menandatangi UU Nomor 8 tahun 2011 tersebut merupakan Susilo Bambang Yudhoyono saat SBY menjabat sebagai Presiden.

Baca: Jadwal, dan Tema Debat Capres 2019 pada 17 Januari 2019. Streaming Adu Ide Jokowi vs Prabowo

Baca: Video Fadli Zon Komentari KPU Soal Kisi-kisi Debat Pilpres 2019: Nanti Jadinya Presiden Hafalan

Dalam aturan tersebut, jelas Mahfud MD, Pemilu bisa dibatalkan apabila perhitungan suara bisa mengubah perolehan suara atau kemenangan.

Mahfud MD lantas meminta agar Andi Arief melayangkan protesnya pada SBY.

"Yg menandatangani UU No. 8 Tahun 2011 adl Presiden SBY, disitu disebut bhw perhitungan hsl pemilu blh dibatalkan oleh MK jika selisih suara yg diperkarakan bs mengubah urutan perokehan suara (kemenangan).

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved