8 Fakta Buaya Peliharaan WN Jepang Terkam Wanita: Diduga Deasy Sudah 2 Hari Jadi Santapan Merry

Kondisi korban sangat mengenaskan saat ditemukan karena isi perut, dada hingga tangan kanan korban sudah dicabik buaya berusia 30 tahun bernama Merry

8 Fakta Buaya Peliharaan WN Jepang Terkam Wanita: Diduga Deasy Sudah 2 Hari Jadi Santapan Merry
Tribun Manado
Deasy (saat masih hidup) dan buaya bernama Merry yang menyantap tubuhnya 

Namun, korban terpeleset dan jatuh ke lubang yang berisi buaya

2. Kronologi Penemuan Jasad

Erling Rumengan (37) warga Desa Ranowangko menemukan jasad Deasy Tuwo (44) di dalam kolam penangkaran buaya.

Teman sekerja korban ini memang sedang mencari keberadaan korban yang juga Kepala Laboratorium CV Yosiki pada pagi itu, namun tidak menemukan Deasy..

Namun, mereka melihat ada benda terapung yang menyerupai tubuh manusia berada diatas kolam tempat peliharaan seekor buaya.

"Kami penasaran saat melihat kearah kolam buaya, ada benda mengapung, ternyata tubuh Deasy. Kami takut menyentuhnya dan melaporkan kejadian tersebut di Polsek Tombariri," katanya.

Diduga, Deasy sudah dua hari diterkam buaya tersebut dan tubuhnya sudah tidak utuh lagi.

3. Polisi Cari Pemilik Buaya

Lokasi diberi garis polisi

Mr Ochiai, pemilik buaya yang menerkam Deasy Tuwo tak ada di lokasi kejadian di Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, dan hingga sasat ini, belum tahu keberadaannya.

Pemilik perusahaan CV Yosiki tak hanya memelihara buaya tapi juga ikan arwana dan pembibitan mutiara.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved