Dua Kakak Beradik Curi Perangkat Satelit Radio Perusahaan Asing, Berhasil Dilacak Lewat CCTV ATM

Dua orang kakak beradik di Karimun dibekuk polisi karena mencuri perangkat Satelit Radio GNNS (Global Navigation Satellite System)

Dua Kakak Beradik Curi Perangkat Satelit Radio Perusahaan Asing, Berhasil Dilacak Lewat CCTV ATM
TRIBUNBATAM.id/Hadif
Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya yang didampingi Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara dan Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto saat ekspos pengungkapan di Mapolsek Meral, Jumat (11/1/2019) sore. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Dua orang kakak beradik di Karimun dibekuk polisi karena mencuri perangkat Satelit Radio GNNS (Global Navigation Satellite System) yang bernilai ratusan juta rupiah.

Kedua pemuda bersaudara, berinisial Ic (31) dan Ds (30), itu melakukan tindak pencurian dan pemberatan di kantor sebuah perusahaan asing bernama PT China Communication Construction Indonesia di Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral.

Terungkapnya kasus ini berawal dari seorang pekerja di perusahaan tersebut mendapati laptop miliknya raib pada Sabtu (5/1/2019) pagi sekira pukul 08.00 WIB.

Setelah memeriksa lebih lanjut, pekerja itu mendapati banyak barang perusahaan yang telah hilang. Dimana diantaranya, empat unit laptop, satu ponsel, sejumlah uang tunai, beberapa kartu ATM dan dokumen serta satu set perangkat satelit radio GNNS.

"Pelapor kemudian melaporkan ke Polsek Meral. Kerugian mencapai Rp 871 juta," kata Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya yang didampingi Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara dan Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto saat ekspos pengungkapan di Mapolsek Meral, Jumat (11/1/2018) sore.

Baca: Rumah Mewah Andre Taulany, Bikin Ria Ricis Kagum, Ini Videonya

Baca: Viral! Tak Mau Dijodohkan, Pengantin Wanita Ini Menangis Minta Pulang saat Resepsi Pernikahan

Baca: Osvaldo Haay Enggan Bahas Kontrak dengan Persebaya: Saat Ini Saya Fokus Seleksi Timnas U22 Dulu

Ketika polisi melakukan penelusuran seorang pelaku, Ic, memasukan kartu ATM yang Ia curi ke mesin ATM. Tindakan Ic tersebut ternyata diketahui oleh korban karena ATM terhubung dengan ponselnya.

Polisi yang mendapatkan informasi dari pelapor langsung berkoordinasi dengan pihak bank. Dari hasil rekaman CCTv di ATM, polisi mengetahui wajah Ic.

"Ic ini dulu pernah terlibat dengan kasus 363 (pencurian dan pemberatan) di tahun 2017. Jadi anggota kita langsung mengenalinya," terang Hengky.

Pada Rabu (9/1/2018) sekira pukul 17.00 WIB, polisi membekuk Ic di Tugu MTQ Coastal Area Kabupaten Karimun. Dari hasil diinterogasi, Ic mengaku telah melakukan pencurian bersama adiknya, Ds.

Untuk mencegah Ds meninggalkan Karimun, Polsek Meral berkoordinasi dengan Polsek KKP Polres Karimun. Pada Kamis (10/1/2018) pukul 08.00 WIB, Ds dibekuk di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun.

"Ketika ditangkap tersangka Ds ini hendak pergi ke Batam," jelas Hengky.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved