Dokter Suntik Bidan 56 Kali hingga Pingsan Belum Sidang, Polisi Geregetan Hadirkan Saksi Ahli

Hingga kini polisi masih mengejar keterangan Majelis Kehormatan Disipilin Kedokteran Indonesia (MKDKI) dan ahli pidana.

Dokter Suntik Bidan 56 Kali hingga Pingsan Belum Sidang, Polisi Geregetan Hadirkan Saksi Ahli
Tribun Batam/Wahib Wafa
Dokter Yusrizal Saputra saat menjalani proses rekontruksi, Rabu (7/11/2018). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Masih ingat kasus dokter di Kepri yang tega menyuntik bidan sampai 56 kali hingga pingsan selama tiga jam?

Penyidikan kasus dokter suntik bidan 56 kali kini masih dalam tahap melengkapi berkas.

Dua keterangan ahli dibutuhkan dalam proses penyidikan oleh Satreskrim Polres Tanjungpinang dalam penanganan kasus Dokter Yusrizal Saputra itu.

Dokter Yusrizal yang berdinas di RSUP Kepri itu harus mempertanggungjawabkan di depan hkum karena terbelit kasus penganiayaan Bidan Destriana Dewanti. Proses rekonstruksi sudah dilakukan dan tinggal melengkapi berkas lainnya.

Baca: Dokter Suntik Bidan Sampai Pingsan Tiga Jam. Yusrizal dan Winda Terlibat Percakapan Tukar Jasa Medis

Baca: Keluarga Tolak Damai, Ingin Usut Tuntas dan Ungkap Motif Dokter Suntik Bidan Destriana Berkali-kali

Baca: Dokter Suntik Bidan 56 Kali di Tanjungpinang, Bidan Winda Akhirnya Muncul dan Tolak Berdamai

Baca: Selain Kapolri, Ketua KPK Datangi Batam: Masalah Penertiban Kawasan Bebas Batam Jadi Fokus

Diakui pihak polisi, masih ada dua kelengkapan yang harus dipenuhi sesuai permintaan jaksa, yakni keterangan ahli. Karena itu belum semua terpenuhi maka proses penyidikan kurang berjalan mulus.

Hingga kini polisi masih mengejar keterangan Majelis Kehormatan Disipilin Kedokteran Indonesia (MKDKI) dan ahli pidana.

"Dua keterangan ahli itu yang masih kurang. Kemarin sudah dikembalikan berkasnya dan kita sedang berusaha penuhi kekurangan tersebut," kata Kasat Reskrim polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali, Minggu (13/01/2019).

Pengembalian berkas perbaikan atau P19 dari Kejaksaan Negeri Tanjungpinang kepada penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang sudah dilakukan 2 minggu lebih.

Mumtaza Noor Ashila, istri dokter Yusrizal Saputra yang menjadi tersangka dalam kasus penyuntikan bidan.
Mumtaza Noor Ashila, istri dokter Yusrizal Saputra yang menjadi tersangka dalam kasus penyuntikan bidan. (TribunBatam.id/Thomm Limahekin)

Lalu apa yang menjadi kesulitan kepolisian? Atau pihak MKDKI tidak kooperatif?

"Bukan tidak kooperatif ya. Yang penting prosedur kita jalankan," katanya.

Halaman
123
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Purwoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved