Mabuk Lem, Sejumlah Waria Diamankan Satpol PP Kabupaten Karimun

Sejumlah waria serta beberapa remaja diamankan Satpol PP Kabupaten Karimun di kawasan Telaga Mas dan Telaga Tujuh

Mabuk Lem, Sejumlah Waria Diamankan Satpol PP Kabupaten Karimun
TRIBUNBATAM.id/ist
Sejumlah waria diamankan Satpol PP Kabupaten Karimun di kawasan Telaga Mas dan Telaga Tujuh, Kelurahan Sei Lakam Barat, Sabtu (12/1/2018). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sejumlah waria serta beberapa remaja diamankan Satpol PP Kabupaten Karimun di kawasan Telaga Mas dan Telaga Tujuh, Kelurahan Sei Lakam Barat, Sabtu (12/1/2018).

Satpol PP mengambil tindakan setelah laporan yang diterima mengenai ramainya waria dan anak-anak yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Para waria dan anak-anak tersebut diamankan di kios-kios pasar Telaga Mas dan Lapangan Sepakbola Telaga Tujuh.

Ketika berkumpul mereka mabuk-mabukan dengan menghisap lem, dan bahkan diduga mengkonsumsi narkoba.

"Kita menindaklanjuti laporan dari masyarakat," kata Kasi Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Karimun, Yansem, Minggu (13/1/2018).

Dari hasil operasi, Satpol PP Kabupaten Karimun mengamankan sebanyak sembilan orang. Mereka langsung diangkut ke Mako Satpol PP di kawasan Tanjungbalai.

Baca: Cerita Amad, yang Sudah 40 Tahun Jadi Pemburu Ular Piton, Masuk Rawa Tangkap Ular 15 Meter

Baca: Kadisnaker Batam: 2.200 Pencaker Mendaftar dan Ikuti Seleksi Pelatihan Kerja

Baca: Membahayakan, Anggota DPRD Batam Minta Dinas Perhubungan Tertibkan Angkot yang Ugal-ugalan

Ketika didata, diketahui ternyata mereka bukanlah warga yang berdomisili di kawasan Telaga Mas dan Telaga Tujuh.

Mereka diketahui berasal dari Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral, Kelurahan Meral, Kelurahan Sungai Pasir dan ada pula dari Kabupaten Natuna.

Bahkan ada juga yang berasal dari Kabupaten Inhil dan Kabupaten Meranti Provinsi Riau.

Setelah didata dan diberi pengarahan, mereka dijemput oleh pihak keluarga ataupun kerabat masing-masing.

Sementara itu, Lurah Sungai Lakam Barat, Dirgahayu Noor membenarkan banyaknya laporan yang masuk dari masyarakat akan keberadaan anak-anak dan waria tersebut. Oleh karena itu pihak kelurahan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP untuk melakukan penertiban.

"Kedepan, penertiban ini akan kita lakukan rutin setiap bulannya. Demi menciptakan kenyamanan dan keamanan lingkungan," katanya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved