Mulai Selasa (15/1), JNE Resmi Menaikkan Tarif Hingga 40 Persen. Ternyata Ini Pemicunya!

Perusahaan jasa ekspedisi JNE secara resmi menaikkan tarif jasa pengiriman barang dengan kenaikan harga mulai 10 persen hingga 40 persen.

Mulai Selasa (15/1), JNE Resmi Menaikkan Tarif Hingga 40 Persen. Ternyata Ini Pemicunya!
TRIBUNBATAM.ID
Seorang petugas JNE Batam melayani pelanggannya. Mulai Selasa (15/1/2019) tarif JNE secara resmi naik antara 10 persen hingga 40 persen. 

Mulai Selasa (15/1), Tarif JNE Naik Hingga 40 Persen

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Perusahaan jasa ekspedisi JNE secara resmi menaikkan tarif jasa pengiriman barang dengan kenaikan harga mulai 10 persen hingga 40 persen mulai Selasa (15/1/2019).

Kenaikan tarif tersebut merupakan imbas kenaikan biaya kargo pesawat membuat perusahaan sehingga mendorong jasa pengiriman menyesuaikan tarif jasa pengiriman dan akhirnya dibebankan ke konsumen.

Kenaikan tarif pengiriman itu berlaku untuk pengirimkan dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia khususnya yang menggunakan pesawat.

“Iya benar (karena harga kargo naik),” ujar Presiden Direktur JNE M Feriadi, Selasa (15/1/2019).

JNE melakukan penyesuaian tarif untuk pengiriman dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia.

“Kenaikan variatif tergantung tujuan, range perkiraan mulai 10%-40%,” imbuh Feriadi.

Tak Punya Nota Pembelian, Warga Batal Kirim Paket Pakai JNE. Begini Keluh Kesah Warga!

VIDEO VIRAL Bocah Kena Razia Saat Bawa Motor, Peluk Polisi & Ajak Janji Kelingking Agar Tak Ditilang

Mengeluh Sakit Setelah Pulang Main, Balita Ini Ternyata Kerap Dicabuli Tetangganya

Dalam Setahun 1 Juta Orang Meninggal Karena Nyamuk, Simak 5 Penyakit Mematikan Akibat Nyamuk

FOLLOW JUGA :

Feriadi mengatakan, bukan saja JNE yang menaikkan harga pengiriman, tetapi anggota Asperindo juga sudah menaikkan harga.

“Kalau perusahaan yang jadi anggota Asperindo memang di bulan Januari diminta untuk naik karena itu hasil keputusan rapat pleno Asperindo bulan November tahun 2018 lalu,” ujar dia.

Feriadi mengatakan, untuk harga pengiriman Jabodetabek tidak naik lantaran bisa ditempuh memakai transportasi darat.

“Sementara tidak akan naik, harga yang lain Jabodetabek ke seluruh wilayah yang memakai pesawat sudah naik per 15 Januari 2019,” ungkap dia.

Meski ada kenaikan harga pengiriman, Feriadi mengatakan, pihaknya masih memasang target pertumbuhan penjualan tahun ini.

“Saya perkirakan naik 30% tahun ini,” tuturnya. (kontan)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved