Pilpres 2019

Ijazah SMA Jokowi Dibilang Palsu, Ngaku Siap Mati. Kepsek SMAN 6 Surakarta Buka Suara

Sehari menjelang debat Capres antara pasangan Jokowi-ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga Uno, sebuah cuitan di Twitter bikin heboh, terkait ijazah Jokowi

Ijazah SMA Jokowi Dibilang Palsu, Ngaku Siap Mati. Kepsek SMAN 6 Surakarta Buka Suara
Kolase: Kompas.com/KPU
Kepala Sekolah SMAN 6 Surakarta Agung Wijayanto dan ijazah Jokowi (kanan) 

Sehari menjelang debat capres, seorang netizen membuat heboh. Ia menyebutkan ijazah SMA Jokowi palsu. Perdebatan pun menjadi ramai sampai Kepsek SMAN 6 Surakarta. Kepala Sekolah SMAN 6 Surakarta Agung Wijayanto buka suara.

TRIBUNBATAM.id, SOLO - Sehari menjelang debat Capres antara pasangan Jokowi-ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga Uno, sebuah cuitan di Twitter bikin heboh, terkait ijazah Jokowi.

Perdebatan di jagat maya itu berawal dari kicauan pemilik akun Twitter @IreneViena

Pemilik akun bahkan mengaku rela mati bila benar Jokowi merupakan lulusan SMA Negeri 6 Surakarta antara tahun 1977 sampai 1982.

Karena menurut dia, SMAN 6 Surakarta baru berdiri pada tahun 1986.

"Jika benar Presiden Joko Widodo adalah mantan siswa SMA 6 Surakarta pada antara tahun 1977 sampai 1982 Saya rela mati sekarang dan masuk neraka Kok nekad?

Ya nekad donk.

SMA N 6 Surakarta baru ada tahun 1986

Jadi Jokowi SMA nya dimana?

Emboh !

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved