BATAM TERKINI

Kejaksaan Negeri Batam Masih Pelajari Kasus Pelimpahan 20 Ribu Handphone Tangkapan TNI AL

Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam masih mempelajari pelimpahan 20 ribu ponsel berbagai merek hasil tangkapan Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam.

Kejaksaan Negeri Batam Masih Pelajari Kasus Pelimpahan 20 Ribu Handphone Tangkapan TNI AL
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Lanal Batam kembali mengamankan kapal pembawa Handphone di Perairan Selat Singapura, Selasa (16/10/2018) malam sekitar jam 20.30 WIB. 

Kejaksaan Masih Memperlajari pelimpahan sebanyak 20 ribu ponsel berbagai merek yang ditangkap Lanal Batam.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam sampai saat ini masih mempelajari pelimpahan 20 ribu ponsel berbagai merek hasil tangkapan Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam, yang diserahkan pada, Senin (14/1) lalu.

Kasipidum Kejaksaan Negeri Batam Fildan Fajar Dermawan Laia mengatakan, pihaknya masih mempelajari kasus tersebut. "Masih kami pelajari," kata Filpan, Kamis (17/1/2019).

Sementara mengenai tersangka, Filpan mengatakan, baru satu orang seperti yang dilimpahkan oleh Lanal yakni inisial H yang bertindak sebagai nakhoda kapal."Kasus yang kita kenakan yakni kasus pelayaran soalnya manifestnya ada,"kata Filpan.

Catat Yaa, Ini Cara Mudah Gandakan WhatsApp dalam Satu Ponsel

Seorang Remaja Putri Asal Singapura Disetubuhi di Toilet Kafe. Awalnya Minum Alkohol, Minta Antar

Pria Ini Sekap Ibu Kandung Sendiri Selama 4 Hari. Siapapun Tak Boleh Menjenguk Kecuali Kapolda

Sementara mengenai barang tersebut apakah akan dilelang atau dimusnahkan, Filpan mengatakan hal tersebut sesuai dengan putusan pengadilan."Nanti kita lihat dulu, kalau negara mengatakan dilelang kita akan lelang, kalau negara mengatakan dimusnakan, kita akan musnakan,"kata Filpan.

Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam, mengantar ribuan ponsel berbagai merek ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Negeri Batam, Senin (14/1/2019). Dua truk milik TNI AL yang mengantar ponsel itu terparkir di belakang gedung Kejari Batam.Ponsel tersebut, merupakan tangkapan kapal KRI Lepu di perairan Selat Singapura, malam sekitar pukul 20.30 WIB lalu.

Kasipidum Kejari Batam, Filpan Fajar Dermawan Laia menerangkan, setelah menerima sejumlah barang bukti (BB) ponsel tersebut, pihaknya akan menunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Jadi hari ini (Senin) penyerahan bukan pelimpahannya, barang bukti berupa ponsel dari Lanal Batam. Setelah ini, kami akan lakukan penelitian dulu,” kata Filpan saat memberikan keterangan kepada wartawan Senin di lobi kantornya.

Filpan menerangkan, penyerahan barang bukti tersebut, selain hape, Lanal juga menyerahkan kapal dan berkas pelayaran berkenaan dengan perkara. Ia mengatakan, sesuai dengan penyerahan Lanal, terdakwa masih berjumlah satu orang. Yakni pria berinisial H yang selaku nakhoda kapal.

“Jadi, JPU nanti akan mempelajari dulu, dalam waktu dekat, JPU dapat mengambil sikap dalam formulasi dakwaan,” tambah Filpan.

Pantauan Tribunbatam.id, ribuan ponsel itu dipindahkan dari mobil truk Lanal ke gedung Kejari Batam. Ponsel-ponsel itu, sudah dikemas dalam kardus. (Ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved