TKI Asal Siantar Terancam Hukuman mati di Malaysia - Minta Upah, Malah Istrinya Dituduh Selingkuh

Risna baik-baik saja, namun Risna kerap bertanya sama Mami. Mami, Mami, kapan Bapak pulang. Suami saya langsung menangis, 'anakku Risna'

TKI Asal Siantar Terancam Hukuman mati di Malaysia - Minta Upah, Malah Istrinya Dituduh Selingkuh
dok. Tribun Medan
Jonathan Sihotang, TKI asal Pematang Siantar, Sumatera Utara yang tercancam hukuman mati di Malaysia 

TRIBUNBATAM.id, PEMATANGSIANTAR - Asnawati boru Sijabat (34) menceritakan kisah pertemuannya dengan sang suami Jonathan Sihotang (31) yang terancam hukuman mati di Malaysia.

Jonathan Sihotang yang didakwa hukuman mati di Pengadilan Penang, Malaysia, karena membunuh majikan, dipertemukan dengan Asnawati di penjara.

Seperti dilansir TribunBatam.id dari KOMPAS.com, Rabu (16/1/2019), Asnawati mengatakan, ia bertemu suaminya, Jonathan Sihotang di penjara Reman, Penang, Malaysia pada Sabtu (14/1/2019).

Asnawati memang tidak bersentuhan dengan sang suami, Jonathan Sihotang secara fisik, karena mereka dibatasi oleh kaca dan jeruji.

Percakapan antara keduanya juga menggunakan perangkat telepon.

Sebelum bertemu, dia diminta ke Konsulat Jenderal RI (KJRI) terlebih dulu. Di sana, dia menemui pihak konsulat yang secara khusus menangani dan akan membela kasus Jonathan selama persidangan.

Pihak KJRI sudah mengutus pembela yang mendampingi Jonathan pada sidang perdana 31 Desember 2018 lalu.

Menurut Asnawati, di KJRI dia bertemu dengan bagian-bagian yang membantu menangani kasus suaminya. Pihak KJRI menginginkan ada kerja sama antara mereka dengan suami untuk bisa lebih bisa fokus dan tahu kronologisnya.

"Mereka yang membantu kasus suami saya ini, merasa belum jelas kronologis terjadinya peristiwa itu," terang Asnawati.

Setelah pihak KJRI menjelaskan upaya-upaya yang akan mereka lakukan untuk memperjuangkan pembelaan terhadap suaminya, barulah Asnawati sadar dan yakin bahwa pemerintah benar-benar memperjuangkan pembelaan buat suaminya.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved