ATURAN BARU! Pasien BPJS Kesehatan Hanya Bisa Naik Kelas Rawat Inap Satu Tingkat. Cek Aturan Disini

BPJS Kesehatan mengeluarkan aturan terbaru bagi peserta BPJS Kesehatan terutama terkait aturan rawat inap di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS.

ATURAN BARU! Pasien BPJS Kesehatan Hanya Bisa Naik Kelas Rawat Inap Satu Tingkat. Cek Aturan Disini
Kompas.com
Suasana pelayanan di BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - BPJS Kesehatan mengeluarkan aturan terbaru bagi peserta BPJS Kesehatan terutama terkait aturan rawat inap di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS.

kebijakan itu diatur dalam regulasi Kementerian Kesehatan (Kemkes) nomor 51 tahun 2018 soal ketentuan urun biaya dan selisih biaya program JKN-KIS yang diundangkan sejak 17 Desember 2018.

Beleid ini mengatur kenaikan kelas rawat inap peserta hanya bisa satu tingkat.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma'ruf memaparkan, bagi peserta yang hendak meningkatkan kelas perawatan yang lebih tinggi dari haknya, termasuk rawat jalan eksekutif dalam permenkes tersebut tidak melarang peningkatan hak kelas rawat di rumah sakit.

Meski demikian, ada konsekuensi pembayaran selisih biaya yang harus ditanggung oleh peserta JKN-KIS yang bersangkutan.

“Peningkatan kelas perawatan tersebut hanya dapat dilakukan satu tingkat lebih tinggi dari kelas yang menjadi hak kelas peserta. Pembayaran selisih biayanya dapat dilakukan secara mandiri oleh peserta, pemberi kerja, atau melalui asuransi kesehatan tambahan,” terang Iqbal di Kantornya, Jumat (18/1/2019).

Taksi Online Kerap Alami Persekusi di Bandara Hang Nadim, Ini Aturan Main Jika Ingin Jemput Orang

Hotman Paris Tagih Janji Jokowi usai Debat Capres 2019. Masalah Jenny di Bali

KECELAKAAN DI BATAM - Disenggol Mobil, Pengendara Mio Bergulingan di Jalan

Bawa Mobil Milik Taksi Online Tanpa Izin, Kepala Dishub Batam Pecat Pegawai Honorer

Dua Kali Dikabarkan Meninggal Dunia, Ustaz Arifin Ilham Justru Bagikan Kabar Sedang Berbahagia

NGERI! Ular King Cobra Sepanjang 6 Meter Masuk Rumah, Penduduk Tak Berani Menangkap. Lihat Videonya

FOLLOW JUGA :

 

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan, untuk peningkatan kelas rawat inap dari kelas 3 ke kelas 2 dan dari kelas 2 ke kelas 1, maka peserta harus membayar selisih biaya antara tarif INA CBG’s antar kelas.

Sementara untuk peningkatan kelas rawat inap dari kelas 1 ke kelas di atasnya, seperti VIP, maka peserta harus membayar selisih biaya paling banyak 75% dari tarif INA CBG’s kelas 1.

Sedangkan untuk rawat jalan, peserta harus membayar biaya paket pelayanan rawat jalan eksekutif paling banyak Rp 400.000 untuk setiap episode rawat jalan.

"Sama halnya dengan aturan tentang urun biaya, fasilitas kesehatan juga harus memberi informasi kepada peserta atau keluarganya tentang biaya pelayanan yang ditanggung BPJS Kesehatan dan berapa selisih biaya yang harus ditanggung peserta. Baik peserta ataupun keluarganya juga harus menyatakan kesediaannya membayar selisih biaya sebelum mendapatkan pelayanan," kata Iqbal. (kontan)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved