BATAM TERKINI

Ombudsman Kepri Sorot Taksi di Bandara Hang Nadim, Lagat Berharap tak Terjadi Lagi Persekusi

Ombudsman Kepri menyoroti kondisi persekusi terhadap pengemudi taksi online yang diduga hendak mengambil penumpang di Bandara Hang Nadim Batam.

Ombudsman Kepri Sorot Taksi di Bandara Hang Nadim, Lagat Berharap tak Terjadi Lagi Persekusi
tribunnews batam/alvin lamaberaf
Sebanyak 265 supir taksi Bandara Internasional Hang Nadim Batam, melakukan aksi mogok. foto ilustrasi 

Ombudsman Kepri menyoroti kondisi persekusi terhadap pengemudi taksi online yang hendak mengambil penumpang di Bandara Hang Nadim Batam.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ombudsman Kepri menyoroti kondisi persekusi terhadap pengemudi taksi online yang diduga hendak mengambil penumpang di Bandara Hang Nadim Batam.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepri, Lagat Siadari telah melakukan pertemuan bersama Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso.

"Kami sudah mempertanyakan ke Direktur BUBU Hang Nadim Batam terkait seringnya terjadi persekusi," ujar Lagat, Jumat (18/1/2019).

Diakuinya hasil dari pertemuan tersebut, sudah ada kesepakatan taksi online boleh mengantar penumpang ke Bandara Hang Nadim Batam dan menjemput keluarga di Bandara Hang Nadim.

Soal Kepala BP Batam Ex-officio Wali Kota, Ombudsman RI Ingatkan Presiden. Inilah Isi Suratnya

Berapa Tarif Mengundang Ustaz Adi Hidayat, Bandingkan dengan Ustaz Abdul Somad Hingga AA Gym

DPRD Batam Sorot Penanganan Gepeng tak Serius, Kini Pengemis Mulai Marak di Beberapa Lampu Merah

Asalkan melapor terlebih dahulu ke Polsek Khusus Bandara Hang Nadim Batam saat akan menjemput keluarga agar tak lagi terjadi gesekan atau main hakim sendiri dan salah sasaran dalam aksi sweeping.

"Kami juga akan bertemu dengan Kapolsek Khusus Bandara Hang Nadim Batam dalam waktu dekat ini untuk memastikan tak lagi terjadi persekusi," tegasnya.

Kewenangan pengawasan taksi bandara, khususnya terhadap taksi online yang diduga hendak mengambil penumpang di bandara, kewenangannya berada di Polsek Khusus Bandara Hang Nadim Batam. Kesepakatan yang dibuat adalah taksi konvensional tak boleh mensweeping atau merazia taksi online.

"Yang kerap terjadi di lapangan sebelumnya, pihak taksi konvensional yang sweeping, meski belum tentu mereka itu pengemudi taksi online. Kalau ada dugaan taksi online memasuki bandara hendak mengambil penumpang, yang berwenang mensweeping atau yang menindak adalah anggota Polsek Khusus Bandara Hang Nadim," papar Lagat.

Ironisnya lagi, lanjut Lagat, kondisi di lapangan, kebanyakan salah sasaran. Diduga pengemudi taksi online hendak mengambil penumpang, faktanya mereka hanya berniat untuk menjemput keluarganya dari Bandara Hang Nadim Batam.

"Kami setuju taksi online itu dilarang mengambil penumpang di Bandara Hang Nadim. Tapi kalau untuk menjemput keluarga saja dilarang, itu yang saya tak setuju," sesalnya.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved