IMLEK 2019

IMLEK 2019 - Sejumput Harapan dalam Seremoni Yee Sang, Tradisi Unik Soal Kuliner Saat Perayaan Imlek

Menjelang tahun baru Tionghoa atau Imlek di Februari mendatang, ternyata ada tradisi unik soal kuliner. Ini filosofi seremoni yee sang

IMLEK 2019 - Sejumput Harapan dalam Seremoni Yee Sang, Tradisi Unik Soal Kuliner Saat Perayaan Imlek
KOMPAS.com
Ilustrasi/ Seremoni yee sang saat perayaan Imlek 

Menjelang tahun baru Tionghoa atau Imlek di Februari mendatang, ternyata ada tradisi unik soal kuliner. Ini filosofi seremoni yee sang

TRIBUNBATAM.id - Orang Tionghoa punya tradisi unik soal kuliner. Sebagian santapan Tionghoa tidak semata-mata hidangan untuk dimakan, tetapi juga menjadi simbol atas harapan yang dicita-citakan.

Menjelang Imlek di Februari nanti, orang-orang peranakan Tionghoa khususnya di Singapura dan Malaysia punya perayaan khusus untuk menyambutnya, yakni seremoni yee sang.

Di Indonesia sendiri, perayaan ini sebetulnya tidak begitu mengakar sebagai budaya peranakan yang dipraktikkan dalam keseharian sejak zaman dulu.

Aji Bromokusumo, pakar kuliner peranakan Tionghoa dalam bukunya Peranakan Tionghoa dalam Kuliner Nusantara (2013) menaksir jika baru lima tahun belakangan seremoni yee sang mulai marak dilakukan di Indonesia.

Seremoni yee sang dilakukan dengan sepiring besar salad yang akan disantap bersama keluarga dan kerabat dekat di atas meja.

Salad tersebut terdiri dari ikan mentah dan aneka jenis sayur yang dirajang hingga halus.

Potongan ikan mentah akan dibubuhi air jeruk dan bubuk jahe guna membunuh bakterinya, sementara aneka jenis sayur akan dibaluri berbagai bumbu dan saus.

IMLEK 2019 : Ternyata Ini Asal Usul Lampion yang Meriahkan Tahun Baru Tionghoa, Simbol Status Sosial

IMLEK 2019 - Ini 5 Makna Filosofis Kue Keranjang, Sebagai Simbol Doa dan Kebahagiaan

Ramalan Shio di Tahun Babi Tanah, Shio Macan: Ditahun 2019 akan Lebih Produktif Dibanding Tahun Lalu

Yu Sheng
Yu Sheng (Dok. Resinda Hotel Karawang)

Keluarga dan kerabat dekat akan mengitari meja makan dengan sumpit di tangan.

Lalu, secara serempak, mereka akan mencapit bahan-bahan salad, lantas mengangkatnya tinggi ke udara seraya berseru, “lo hei!”

Seruan “lo hei” yang merupakan dialek Kanton berarti “angkat bersama”.

Ramalan Shio di Tahun Babi Tanah 2019 : Masa Keemasan Pemilik Shio Kuda

Menuju Tahun Babi Tanah, Berikut Ramalan 10 Shio Sepanjang Tahun 2019. Shio Tikus Penuh Kemakmuran

Konsumsi Daun Jambu Biji Secara Rutin, Rasakan 5 Manfaat Luar biasa Ini

Menurut Aji, jika ditafsirkan lebih dalam, “angkat bersama” bisa bermakna “sukses bersama”.

“Semakin tinggi menangkatnya, maka semakin baik, menandakan harapan yang semakin tinggi juga,” ujar chef Hotel Pullman Jakarta berkebangsaan Singapura, Sam Wong dikutip dari KompasTravel Kamis (17/1/2019).

Bahan-bahan salad akan teraduk dan tercampur dengan sendirinya usai perayaan itu. Setelahnya, keluarga dan kerabat dekat akan duduk bersama sambil menikmati salad yee sang. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tradisi Imlek, Sejumput Harapan dalam Seremoni Yee Sang"

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved