Tenggelam di Dasar Laut Perairan Pulau Ngenang, Kapal Tug Boat Belum Dievakuasi

Ia belum mengetahui apakah kapal akan dilakukan evakuasi atau tidak oleh pihak agen ataupun Syahbandar.

Tenggelam di Dasar Laut Perairan Pulau Ngenang, Kapal Tug Boat Belum Dievakuasi
ANTARANEWS.COM
ilustrasi

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Kapal Tugboat yang tenggelam di perairan pulau Ngenang tidak dapat ditarik. Kapal tenggelam itu berada di dasar laut sehingga tidak dapat dilakukan evakuasi.

Kepalanya Seksi Operasi (Kasiops) Basarnas kelas A Tanjungpinang Eko Supriyanto menuturkan kapal tenggelam total.

Ia belum mengetahui apakah kapal akan dilakukan evakuasi atau tidak oleh pihak agen ataupun Syahbandar.

"Ia kemarin itu kapal tenggelam total Tugboatnya. Yang dievakuasi kapal tongkang yang berisi minyak (250 ton) sudah. Tapi kalau kapal Tugboat sudah tenggelam," kata Eko Supriyanto dihubungi Tribunbatam Minggu (20/1/2019).

Ia menyebutkan kapal tenggelam ini menjadi kewenangan Syahbandar untuk dilakukan evakuasi. Namun hingga kini kapal Tugboat yang tenggelam sudah di dasar laut. "Posisinya sudah di dasar tenggelam. Tidak tau juga apakah akan ditarik, karena kewenangan pihak Syahbandar," kata Eko.

Sebelumnya, tragedi kapal Tugboat yang tenggelam menarik tongkang berisi minyak solar 250 di perairan Ngenang Bintan.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Budi Cahyadi menuturkan bahwa kapal tenggelam setelah Pukul 17.30 WIB bagian buritan TB. Charly terlepas dan terhantam ombak.

"Sehingga air di buritan dan dalam kapal masuk dengan cepat . Selanjutnya para ABK kapal mengambil tindakan untuk memompa dengan Pompa, pompa mesin lampu, pompa mesin induk , tetapi air begitu cepat masuk ke kapal sehingga hitungan sebentar TB. Charly langsung tenggelam pada posisi 1 00 753 N - 104 11 857 E," ungkap Budi Cahyadi dikonfirmasi sambungan telefon, Jumat (18/1).

"Jadi kapal muat Solar sebanyak 250 ton. Kapal tenggelam dan masih dalam proses evakuasi. Saat meminta keterangan kejadian terhadap Nakhoda TB Charly pada Pukul 16.40 WIB TB Charly berangkat dari TanjungUban tujuan Guntung (Pulau Burung). Muatan solar milik PT. RSUP Pulau Burung," katanya lagi.

ABK yang selamat segera di serahkan agen kapal. Dia menambahkan kapal tersebut berbendera Indonesia. (wfa).

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved