KARIMUN TERKINI

BREAKINGNEWS. Puluhan Karyawan PT KDH Datangi Mapolres Karimun, Laporkan Penggelapan Iuran BPJS

Puluhan karyawan PT Kawasan Dinamika Harmonitama (KDH), perusahaan tambang granite mendatangi Mapolres Karimun, terkait penggelapan iuran BPJS.

BREAKINGNEWS. Puluhan Karyawan PT KDH Datangi Mapolres Karimun, Laporkan Penggelapan Iuran BPJS
TRIBUNBATAM.ID/RACHTA YAHYA
Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar (kanan-bertopi) berbincang dengan petugas SPK Mapolres Karimun, Selasa (22/1/2019). 

51 Karyawan PT KDH Mendatangi Mapolres Karimun Melaporkan Manajemen Perusahaan Terkait Dugaan Penggelapan Iuran BPJS

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sebanyak 51 orang karyawan PT Kawasan Dinamika Harmonitama (KDH), perusahaan tambang granite mendatangi Mapolres Karimun, Selasa (22/1/2019) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedatangan mereka terkait rencana melaporkan pihak manajemen perusahaan yang diduga menggelapkan uang iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

Ketua Serikat Pekerja Aneka Industri-Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI-FSPMI) Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar mengatakan, 51 karyawan tersebut sejak tiga bulan lalu tidak mendapatkan gaji dari perusahaan tanpa alasan yang jelas.

"Mereka kecewa, sudah tiga bulan gaji mereka tidak dibayarkan perusahaan. Akibatnya, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan diduga turut tidak dibayarkan perusahaan. Dugaan ini yang dilaporkan ke polisi," ujar Muhamad Fajar saat mendampingi di Mapolres Karimun, Selasa pagi.

Fajar menceritakan, sejumlah karyawan terpaksa harus membayar sendiri layanan pengobatan yang mereka lakukan di rumah sakit.

Bahkan ada karyawan yang terpaksa mengutang untuk dapat membayar biaya pengobatannya.

Dilaporkan Cabuli 3 Anak di Bawah Umur di Tanjunguncang, Pria Ini Ternyata Tersangkut Kasus KDRT

Gunung Agung Meletus 22 Januari 2019, Semburkan Abu Setinggi 2 Km

Penyelundupan Mobil Mewah, April 2018, Mobil Rolls Royce Pernah Diamankan di Tanjungpinang

Bagasi Lion Air Mulai Berbayar (22/1). Beli Voucher Lebih Hemat, Ini Daftar Tarif Bagasi Lion Air

JANGAN LUPA! Siapkan Uang Lebih, Tarif Bagasi Lion Air Grup Resmi Berlaku Hari Ini 22 Januari 2019

"Dari informasi yang saya peroleh, ada karyawan yang harus cuci darah, itu dia terpaksa harus ngutang sana-sini agar dia dapat berobat," katanya.

Sebenarnya kata politisi muda asal Partai PAN itu, sebenarnya anggota SPAI-FSPMI yang tercatat di PT KDH sekitar 80 orang.

"Namun ada yang berhalangan hadir ke sini. Kawan-kawan dari SPSI informasinya juga mau gabung," ujarnya.

Tidak hanya perihal iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, karyawan juga berencana melaporkan terkait tidak dibayarkannya gaji mereka.

"Itu rencana juga akan dilaporkan," kata Fajar. (yah)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved