BPJS Kesehatan Tidak Lagi Gratis, Ini Penjelasaan Menkeu Sri Mulyani

Secara garis besar, peraturan ini menjelaskan kalau BPJS Kesehatan tidak lagi gratis. Kondisi ini dilihat sebagaian bagian strategi pemerintah menekan

BPJS Kesehatan Tidak Lagi Gratis, Ini Penjelasaan Menkeu Sri Mulyani
KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah
Petugas BPJS Kesehatan 

Menkeu Sri Mulyani Akui BPJS Kesehatan Tidak Lagi Gratis, Ini Penyebabnya

TRIBUNBATAM.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui kalau BPJS Kesehatan tidak lagi gratis.

Ini dilihat sebagaian bagian strategi pemerintah menekan defisit menahun terhadap BPJS Kesehatan.

Sementara Kementerian Kesehatan (Kemkes) mengeluarkan peraturan baru yang tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 51 Tahun 2018 tentang pengenaan urun biaya BPJS Kesehatan dan selisih biaya program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Secara garis besar, peraturan ini menjelaskan kalau BPJS Kesehatan tidak lagi gratis. Kondisi ini dilihat sebagaian bagian strategi pemerintah menekan defisit menahun terhadap BPJS Kesehatan.

Jawaban BPJS Kesehatan Soal Layanan Tak Lagi Gratis 100 % dan Rincian Biaya Perawatan

Peserta Berobat Pakai BPJS Kesehatan Bakal Kena Biaya Tambahan. Cek Besaran Biayanya Disini

Lihat Foto Ibu Kandung, Tangis Vanessa Angel Pecah Rindu Almarhum Ibu

Bantah Terima Kontrak Baru di PSS Sleman, Cristian Gonzales Pertimbangkan Tawaran Club Lain 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, beleid tersebut terbit sebagai upaya menekan defisit BPJS dengan tetap memperhatikan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

"Menyeimbangkan jaminan kesehatan namun biaya tetap sustainable," jelas Sri Mulyani, Selasa (22/1).

Menurut Menkeu, dalam program jaminan kesehatan nasional tersebut, banyak kepentingan yang terlibat.

Mulai dari kepentingan masyarakat untuk mendapatkan jaminan hak kesehatan, kepentingan rumah sakit untuk tetap berkelanjutan, dokter dan paramedik, hingga kesedian obat, serta keuangan negara.

Ke depan, Sri Mulyani berjanji akan menunggu audit dari Badan Pengawaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menentukan kebijakan selanjutnya yang perlu dibuat.

"Semua harus dijaga untuk keseimbangannya, dan pemerintah menggunakan instrumen APBN untuk bisa mendukung program kesehatan," jelas Sri Mulyani.

Pada September 2018, Kementerian Keuangan (Kemkeu) telah memberikan suntikan dana senilai Rp 4,9 triliun pada lembaga tersebut. Kemudian pada Desember 2019, Kemkeu kembali memberikan suntikan dana senilai Rp 5,2 triliun.(*)

Artikel ini telah tayang kontan.co.id dengan judul Sri Mulyani mengakui BPJS Kesehatan Tidak Lagi Gratis, Ini Penyebabnya

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved