BATAM TERKINI

Taksi Konvensional dan Taksi Online Ribut Terus, Kapolresta Barelang Bakal Undang Pakar Transportasi

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, berencana mengundang pakar transportasi untuk membahas mengenai keberadaan taksi online dan taksi konvensional

Taksi Konvensional dan Taksi Online Ribut Terus, Kapolresta Barelang Bakal Undang Pakar Transportasi
TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Taksi online dan pangkalan ribut di samping BCS Mall, Batam, Jumat malam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, berencana mengundang pakar transportasi untuk membahas mengenai keberadaan taksi online dan taksi konvensional di Batam.

"Sebenarnya tidak ada yang sulit, semua bisa dibuat aturannya dengan regulasi yang jelas, hanya saja siapa yang bisa memberikan pencerahan kepada pemangku kepentingan dan kebijakan agar tidak ada benturan," kata Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki, Rabu (23/1/2019).

Kota Batam sebagai gerbang wisatawan manca negara sudah seharusnya memiliki segala fasilitas pendukung agar wisatawan dari manca negara semakin banyak berkunjung.

"Jadi saat ini persoalannya hanya aturan dan regulasi. Ini bukan hal yang sulit, hanya saja siapa yang bisa memberikan pencerahan dan membuat regulasinya," kata Hengki.

Menyikapi persoalan yang terjadi akhir-akhir ini antara taksi online dengan taksi konvensional Kapolres Barelang, mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan Dirlantas dan Kasat Lantas untuk mengundang pakar transportasi untuk memberikan masukan kepada pemangku kepentingan dalam mengatur keberadaan taksi online dan taksi konvensional.

"Yang pertama yang perlu kita ketahui apa kelebihan dan kekurangan taksi Online, begitu juga dengan taksi konvensional apa keuntungan dan kerugiannya. Jika sudah jelas, maka nanti akan diatur bagaimana regulasinya," kata Hengki.

BREAKING NEWS. Driver Taksi Online dan Konvensional Ribut Lagi di Depan DC Mall Batam

Ini Penyebab Keributan Driver Taksi Online dan Taksi Konvensional di Batam

Bawa Mobil Milik Taksi Online Tanpa Izin, Kepala Dishub Batam Pecat Pegawai Honorer

Hengki mengakui sebagai penegak hukum tidak ada hubungannya dengan taksi online maupun taksi konvensional, namun akibat regulasi dan aturan yang masih belum jelas, imbasnya terhadap masyarakat banyak.

"Seperti yang terjadi akhir-akhir ini, taksi online dan taksi konvensional ribu, ini akan sangat berdampak terhadap kantibnas," kata Hengki.

Hengki menjelaskan, pihaknya sendiri sebagai penegak hukum akan menindak setiap pelanggaran yang terjadi, namun kita juga mengharapkan ada aturan dan regulasi yang jelas agar tidak ada yang dirugikan.

"Jika aturan dan regulasinya sudah jelas, di saat dia berhadapan dengan hukum maka jelas ada pelanggaran," kata Hengki. (ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved