Kembali Terjadi Kecelakaan di Simpang Ramayana, Warga Minta Pemprov Tanjungpinang Pasang Ini

Pertigaan jalan Wiratno, jalan Basuki Rahmat dan jalan menuju Jembatan I Dompak di depan Ramayana Mall kota Tanjungpinang kembali memakan korban

Kembali Terjadi Kecelakaan di Simpang Ramayana, Warga Minta Pemprov Tanjungpinang Pasang Ini
TRIBUNBATAM.id/Thomm
Simpang Ramayana Mall Tanjungpinang 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG -  Pertigaan jalan Wiratno, jalan Basuki Rahmat dan jalan menuju Jembatan I Dompak di depan Ramayana Mall kota Tanjungpinang kembali memakan korban, Senin (28/1/2019) siang.

Setelah seorang wanita meninggal akibat ditabrak dan diseret truk Fuso beberapa bulan lalu, kini persimpangan tersebut nyaris merenggut nyawa satu keluarga, ayah, ibu dan seorang anak laki-laki.

Ketiganya mengendarai sepeda motor Revo  melaju dari jalan Wiratno menuju jalan Basuki Rahmat. Tiba-tiba seorang pria dan wanita yang mengendarai sepeda motor Mio Soul menabrak  mereka.

"Pas sepeda motor Revo sampai di pertigaan langsung ditabrak oleh sepeda motor Mio," ungkap Andai, warga yang kebetulan berada di lokasi.

Akibat tabrakan tersebut, satu keluarga yang mengendarai sepeda motor Revo langsung terpelanting dan jatuh. Mereka mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Sang ayah mengalami luka di lengan bawah tangan kanan, istri dan anak kecil mengalami luka di bagian kaki serta kepala. Mereka lalu ditolong oleh warga yang berada di lokasi kejadian.

Jadwal Kapal Ferry di Pelabuhan Sekupang Batam, Paling Cepat Jam 07.30 WIB

Tragedi Cinta Segitiga, Istri Suruh dan Lihat Selingkuhan Bunuh Suami, Begini Cara Polisi Mengungkap

Raffi Ahmad Keluar dari Pesbukers, Raffi Ahmad Klarifikasi di Youtube Andrey Taulany

"Kejadian semacam ini sudah berulang kali terjadi. Bahkan pernah ada ibu yang ditabrak truk Fuso dan meninggal," ujar Hamid, tokoh masyarakat yang sempat menolong keluarga yang mengalami kecelakaan itu.

Hamid menegaskan, sebaiknya Pemprov Kepri memperhatikan keselamatan lalu lintas di pertigaan tersebut. Setidaknya dinas terkait di Pemprov Kepri memasang pembatas jalan atau membangun traffic light di lokasi tersebut. Jika hal itu tidak diperhatikan maka ada kemungkinan korban lainnya akan berjatuhan di tempat itu.

"Apa tunggu orang mati lagi baru dipasang lampu. Seharusnya pemerintah peduli dengan kondisi ini," ungkap Hamid.

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved