anambas terkini

Jelang Sidang Penuntutan, Terdakwa Korupsi Pasar Tradisional di Anambas Kembalikan Uang Rp 300 Juta

Uang sebesar 300 juta Rupiah itu pun, diserahkan melalui penasehat hukum terdakwa Tomi Mardiansyah, SH menjelang proses penuntutan

Jelang Sidang Penuntutan, Terdakwa Korupsi Pasar Tradisional di Anambas Kembalikan Uang Rp 300 Juta
ilustrasi korupsi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Rustam terdakwa kasus tindak pidana korupsi pada pembangunan pasar tradisional di Desa Payaklaman Kecamatan Palmatak mengembalikan uang kerugian negara ke Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa.

Uang sebesar 300 juta Rupiah itu pun, diserahkan melalui penasehat hukum terdakwa Tomi Mardiansyah, SH menjelang proses penuntutan yang rencananya akan dilakukan di Pengadilan Tipikor Klas 1A Tanjungpinang Rabu (30/1/2019) besok.

Disaksikan dengan dua orang jaksa dan perwakilan salahsatu bank yang ada di Tarempa, uang yang masuk sebagai barang bukti ini akan dititipkan di rekening penerimaan lainnya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri melalui bank yang ada di Tarempa.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, Muhammad Bayanullah, SH menyambut baik inisiatif terdakwa melalui penasehat hukumnya untuk mengembalikan kerugian negara. Hingga aat ini, proses di pengadilan tipikor di Tanjungpinang untuk kasus pasar 'miring' Payaklaman pun, sampai pada proses penuntutan.

"Hari ini, penasehat hukum berinisiatif mengembalikan kerugian negara. Kami menyambut baik niat baik ini," ujarnya di ruang kantor Cabjari Natuna di Tarempa Selasa (29/1/2019).

Ia menjelaskan, selain pengembalian kerugian negara sebesar 300 juta Rupiah dari terdakwa Rustam, terdapat uang sebesar 100 juta Rupiah yang masuk ke kas Negara untuk kasus illegal fishing.

Total hingga akhir bulan Januari ini, terdapat 400 juta Rupiah uang penyelamatan keuangan Negara yang ditangani oleh Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa.

Sobek Amplop Coklat di Depan Kantor DPRD Kota Malang, Grace Natalie : Korupsi Itu Pencurian

Daftar Nama Caleg Eks Napi Korupsi Diumumkan di Situs KPU Lengkap dengan Kasusnya

Penipuan Berkedok Nama Pejabat Hebohkan Anambas, Penipu Mengaku Sebagai Sekda dan Minta Ini

"Hingga akhir Januari 2019 ini total penyelamatan keuangan Negara oleh Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa berjumlah 400 juta Rupiah," ungkapnya.

Sementara penasehat hukum terdakwa, Tomi Mardiansyah, SH mengatakan, pengembalian uang sejumlah 300 juta Rupiah ini merupakan hasil kalkulasi yang dilakukan oleh terdakwa termasuk mempertimbangkan fakta-fakta dan sejumlah bukti dalam persidangan.

Ia pun menjawab diplomatis ketika disinggung apakah ada pengembalian kerugian negara kembali yang merujuk pada indikasi kerugian negara yang disampaikan oleh tim penyidik Cabjari Natuna di Tarempa sebelumnya dalam pembangunan pasar tersebut mencapai 810 juta Rupiah.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved