Karimun Terkini

Kejari Karimun Sewa Balon Udara, Angkat Barang Bukti Kapal Tanker yang Karam di Dasar Laut

Tanker tersebut diduga tenggelam akibat gelombang dan angin kencang yang melanda perairan Karimun

Kejari Karimun Sewa Balon Udara, Angkat Barang Bukti Kapal Tanker yang Karam di Dasar Laut
Tribunbatam.id/Rachta Yahya
Anggota KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun memasang bendera merah di sekitar area tenggelamnya kapal tanker MT Tabonganen 19, Sabtu (26/1). Insert: Kapal tanker MT Tabonganen 19 saat belum tenggelam 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kapal tanker MT Tabonganen 19 GT 757, barang bukti Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun mengalami musibah tenggelam di sekitar perairan Kolong, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun sejak Jumat (25/1/2019) siang kemarin.

Tanker tersebut diduga tenggelam akibat gelombang dan angin kencang yang melanda perairan Karimun.

Tidak ada korban jiwa ketika tanker berbobot raksasa itu. Pada saat tenggelam, kondisi kapal kosong tidak ada penghuni.

Hingga kini, tanker tersebut masih mengapung menyisakan sedikit bagian badannya saja.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut atau tertabrak kapal nelayan, petugas dari KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun telah memasang lampu dan bendera merah pada bangkai kapal.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tanjungbalai Karimun, Andriansyah saat dihubungi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait rencana mengangkat tanker tersebut dari dalam laut.

Andri mengaku akan menyewa balon udara untuk mengangkat tanker tersebut dari dalam laut.

Update Kapal Nelayan Karimun Tenggelam di Papua, 2 Warga Karimun Jadi Korban

Cuaca Buruk, Pelayaran Batam-Moro Dibatalkan. Kapal Karimun-Malaysia-Singapura Balik Arah

Dua Tersangka Mega Proyek Pelabuhan Internasional Dompak Diserahkan ke Kejari Tanjungpinang

"Ini saya lagi di Batam mau nyewa balon buat ngangkatnya. Saya belum tahu berapa balon yang akan dibutuhkan, masih dibicarakan," kata Andriansyah melalui sambungan telepon, Rabu (30/1/2019).

Andri juga mengatakan, dirinya berencana mengusulkan permintaan anggaran ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepri untuk operasional mengangkat tanker MT Tabonganen 19 dari dalam laut.

"Kami sendiri tidak punya anggaran untuk pemeliharaan barang bukti. Belum, baru sekedar usulan," kata Andriansyah.

Perihal permohonan izin ke KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun untuk proses pengangkatan, Andri mengatakan sudah disampaikan. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved