Bareskrim Polri Amankan 50 Kg Sabu dan 15.000 Butir Ekstasi asal Malaysia

Bareskrim Polri menyita 50 kg paket berisi sabu-sabu, 15.000 butir ekstasi, dan satu bungkus "happy five" asal Malaysia

Bareskrim Polri Amankan 50 Kg Sabu dan 15.000 Butir Ekstasi asal Malaysia
SERAMBI INDONESIA/ZUBIR
Ilustrasi/Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto, didampingi pihak lainnya memperlihatkan sabu dan pil Happy Five. 

TRIBUNBATAM.id - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyita 50 kg paket berisi sabu-sabu, 15.000 butir ekstasi, dan satu bungkus "happy five" asal Malaysia dari dua tersangka kurir yang memiliki hubungan saudara.

"Tersangka RM alias IY dan AS merupakan kakak adik. Pelibatan keluarga adalah untuk menjaga kerahasiaan jaringan supaya tidak mudah terbongkar oleh penyidik," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto di Kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (4/2/2019).

Penyelidikan kasus ini berawal dari informasi tentang adanya penyelundupan narkoba di Sumatera Utara.

Setelah penyelidikan sebulan, pada Minggu (27/1/2019), penyidik menangkap tersangka RM alias IY (38) di rumahnya, Teluk Nibung, Tanjung Balai, Sumatera Utara.

"Modusnya paket sabu-sabu, ekstasi, dan 'happy five' didatangkan dari Malaysia melalui jalur laut. Di perairan Labuhan Batu, paket diambil dan dibawa ke tepi pantai untuk dikubur di lumpur," katanya.

Diduga Dokumen Dirusak Oknum, Satgas Antimafia Bola Bakal Panggil Manajemen Persija Jakarta

Viral, Tak Mau Dipisahkan, Bocah SD dan SMP Ini Akhirnya Dinikahkan, Ini Alasan Sang Ayah

Ratusan Musisi Bikin Petisi Penolakan RUU Permusikan, Begini Tanggapan Anang Hermansyah

RM berperan sebagai pemilik kapal.

Kapal RM untuk mengangkut paket sabu-sabu, ekstasi.

Selain itu, RM juga berperan mengendalikan atau mengatur waktu pertemuan kapal dan menentukan tempat penyimpanan narkoba.

"Tersangka RM mengaku dirinya yang mengambil paket narkoba dari tengah laut perairan Labuhan Batu bersama kakaknya, AS dan temannya yang masih buron," katanya.

Pada Selasa (29/1/2019), penyidik menangkap tersangka AS (39).

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved