Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Kepri Bangga Prduksi Wireless Teknologi Tinggi Diproduksi di Batam

Batam dan Indonesia, lanjutnya harus mengambil kesempatan dari persaingan dagang antara Amerika dengan China dengan menekan biaya produksi sehingga me

Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Kepri Bangga Prduksi Wireless Teknologi Tinggi Diproduksi di Batam
TRIBUNBATAM.ID/DEWI HARYATI
Direktur Utama PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin Hasibuan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat peresmian ekspor perdana produk smarthome router ke Amerika Serikat, Sabtu (2/2/2019) 

Batam dan Indonesia, harus mengambil kesempatan dari persaingan dagang antara Amerika dengan China dengan menekan biaya produksi

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Presiden Republik HM Jusuf Kalla dan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun bangga produk Smarthome Router hasil kerja sama PT Sat Nusa Persada di Batam dengan Pegatron diekspore perdana ke luar negeri, yakni negara Amerika Serikat. Jusuf Kalla berjanji Batam ke depan akan diatur sebaik mungkin.

"Saya memberikan dua penilaian atas produksi perdana berskala internasional ini, apresiasi atas prestasinya dalam memproduksi elektronik ke luar negeri dengan nilai yang lumayan dan kedua capaian industri elektronik yang terus meningkat," ungkap Kalla.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla datang untuk meresmikan Pengiriman Perdana Produk Fast Router, Wireles Wave 2 ke Amerika Serikat di PT Satnusa Persada, Tbk, Jalan Pelita VI no. 99 Kampung Pelita Kota Batam

Saat ini, lanjut Kalla semua negara menggunakan teknologi sehingga sangat membuka peluang besar untuk industri elektronika.

Menkominfo Rudiantara Tinjau Proses Pembuatan Ponsel di PT Satnusa Persada

Warga Berbondong-Bondong ke PT Satnusa Lihat Wapres Jusuf Kalla

Jusuf Kalla Lihat Pabrik HP di PT Satnusa Persada Batam

Menyambut HUT Gramedia, Belanja Bisa Dapat Potongan Langsung Rp 49 Ribu

Dengan meningkatnya produksi industri akan menambah dan membuka lapangan pekerjaan sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.

Wapres meminta agar suasana kondusif Batam terus dijaga agar investasi meningkat. Selain itu peran dari pemerintah daerah serta instansi terkait sangat dibutuhkan sinergitas yang kuat dalam menjaganya.

"Batam kedepan akan diatur sebaik mungkin, terutama untuk menghindari dualisme kepemimpinan," ucapnya.

Batam dan Indonesia, lanjutnya harus mengambil kesempatan dari persaingan dagang antara Amerika dengan China dengan menekan biaya produksi sehingga membuka peluang bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Batam.

Kebanggaan yang sama juga diungkapkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun karena produksi perusahaan di Batam dipakai oleh negara maju seperti Amerika Serikat.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved