Sewa Pesawat hingga Maksimalkan Jalur Darat, Ini Deretan Upaya Asperindo Siasati Kenaikan Tarif SMU

Asperindo berencana menyewa pesawat khusus untuk pengiriman barang atau paket melalui jalur udara/ Hal itu dilakukan menyusul naiknya tarif SMU.

Sewa Pesawat hingga Maksimalkan Jalur Darat, Ini Deretan Upaya Asperindo Siasati Kenaikan Tarif SMU
tribunbatam.id
Aktivitas bongkar muat kargo di Bandara Hang Nadim Batam belum lama ini. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Menyikapi tingginya tarif SMU yang ditetapkan maskapai penerbangan, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) berencana menyewa pesawat khusus.

Nantinya, pesawat yang disewa itu akan digunakan untuk melayani pengiriman barang atau paket lewat jalur udara.

Langkah ini diambil untuk menekan biaya operasional menyusul kenaikan tarif Surat Muatan Udara (SMU) yang diterapkan maskapai penerbangan.

"Bukan cuma darat ya, tatapi berencana menggunakan charter flight (penerbangan carter)," kata Ketua Umum Asperindo, Mohamad Feriadi kepada Kompas.com, Senin (4/2/2019).

Feriadi mengatakan, tak hanya lewat udara, Asperindo juga berupaya memaksimalkan moda transportasi darat.

Ia mengakui, kenaikan tarif SMU ini sangat memberatkan perusahaan-perusahaan pengiriman barang.

Kenaikan Tarif Kargo Pesawat di Luar Batas Diprotes, Manajemen Lion Air Enggan Berkomentar

PETANI MENJERIT, Tarif Kargo Pesawat Naik Rp 30 Ribu per Kg, Order Produk Holtikultura Banyak Cancel

Tarif Kargo Pesawat Naik 300 Persen Sejak Juni 2018, JNE Sebut Kebijakan Itu Mirip Tsunami

Meski Tarif Kargo Pesawat Meroket, TIKI Belum Naikkan Tarif Secara Nasional

Jasa Pengiriman Terlalu Murah, Garuda Indonesia Naikkan Biaya Kargo 50 Persen

"Kenaikan tarif total bisa sampai 300 persen. Ini sudah terlalu berat bebannya buat kami dan anggota (Asperindo)," ungkapnya.

Kendati demikian, Feriadi tidak menyebutkan secara gambang, apakah lebih murah biaya dengan skema sewa atau yang hanya dikenakan sanksi SMU sesuai rute pengiriman barang atau paket.

Perusahan yang tergabung dalam Asperindo kebingungan mengenakan tarif pengiriman, sebab ada kesepakatan tertentu yang dilakukan soal perubahan tarif.

"Bagaimana ceritanya kita bisa memberitahukan kepada konsumen (penyesuaian tarif baru), kalau tiba-tiba pihak airline melakukan kenaikan (tarif SMU) terus. Lagi dan lagi. Itu sangat sulit buat kami," tambahnya.

Dia menjelaskan, pihaknya kaget dengan adanya kenaikan tarif SMU baru ini. Apalagi pihak maskapai tidak memberikannnya jauh-jauh hari dan terkesan mendadak. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tarif SMU Naik, Asosiasi Jasa Pengiriman Indonesia Akan Sewa Pesawat"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved