BATAM TERKINI

Anggota DPR RI Kecewa, dari 4500 Warga Binaan di Kepri, Yang Terdaftar DPT Hanya 969 Orang

Anggota DPR RI Dwi Ria Latifa melakukan sosialisasi Undang Undang Nomor 07 Tahun 2017 tentang Pemilu di Lapas Barelang, Batam bersama Bawaslu Kepri

Anggota DPR RI Kecewa, dari 4500 Warga Binaan di Kepri, Yang Terdaftar DPT Hanya 969 Orang
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Anggota DPR RI Dwi Ria Latifa melakukan sosialisasi Undang Undang Nomor 07 Tahun 2017 tentang Pemilu di Lapas Kelas ll A Barelang, Batam bersama Bawaslu Kepri 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Anggota DPR RI Dwi Ria Latifa melakukan sosialisasi Undang Undang Nomor 07 Tahun 2017 tentang Pemilu di Lapas Kelas ll A Barelang, Batam bersama Bawaslu Kepri.

Namun sebelum memberikan materi sosialisasi, anggota Komisi ll ini mengungkapkan kekecewaannya saat mengetahui dari 4500 warga binaan yang ada di Kepri, hanya baru 969 warga binaan saja yang baru terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Bahkan warga binaan di Lapas ini pun, juga belum satu orang pun terdaftar sebagai DPT.

"Ini harus jadi persoalan serius yang perlu disikapi secepatnya. Warga binaan itu sama dengan yang lain, punya hak juga untuk memilih," sebutnya, yang langsung mendapat tepuk tangan dari ratusan warga binaan yang ikut dalam sosialisasi tersebut, Minggu (10/02/2019).

Materi penyampaian pun dimulai dari aturan, mekanisme hingga, bagaimana bentuk surat suara baik memilih calon Presiden, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Saat sesi tanya jawab, selain permasalahan belum banyak warga binaan yang terdaftar di DPT, banyak pula warga binaan yang bertanya soal calon yang akan dipilih, dan kurangnnya sosialisasi dari KPU dan Bawaslu.

Imigrasi Tanjungpinang Amankan Seorang Pria di Pelabuhan Sribintan, Daniel: Buronan Polda Metro Jaya

Tak Hadiri Pemakaman Mantan Ibu Mertua, Pasha Ungu Video Call Okie Agustina dari Tanah Suci

Bercinta Dengan Kekasih, Pria Ini Kejang-kejang dan tewas, Korban Sempat Bilang : Saya lemas

Jadwal Bola Live Malam Ini Liga Inggris di beIN Sport 1, Tottenham vs Leicester City Jam 20.30 WIB

"Kami baru dapat informasi soal cara memilih, dan jenis warna kerta pemilih saat ini. Kami disini sangat kurang informasi. Bagaimana kami mau milih, calon yang akan dipilih saja kami nggak tahu," ujar seorang warga binaan bertanya yang sontak mendapat gemuruh tepuk tangan.

Selain itu, warga binaan lainnya juga menanyakan setatus mereka. Sebab, banyak juga warga binaan yang bukan asli dari Kepri.

"Saya ini terdaftar sebagai warga yang tinggal di provinsi NTB, namun saya disini, bagaimana dengan hak saya memilih," sebutnya bertanya.

Menanggapi beberapa pertanyaan tersebut, Dwi menyampaikan, akan segera membicarakan hal ini kepada pihak terkait, mengingat waktu pemilihan tinggal beberapa bulan saja.

"Saya akan segera bicarakan ini ke Dirjen Disduk Capil, Kemendagri, Kemenkumham, Dirjen Lapas, KPU RI, dan Bawaslu RI, serta anggota komisi ll, soalnya ini tidak boleh di diamkan, waktu hanya tinggal dua bulan saja," katanya.(dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved