BINTAN TERKINI

Puluhan Tahun Ditunggu, Jembatan Pengujan Itu Akhirnya Bisa Dilalui, Warga: Macam Tak Percaya

"Rasa tak percaya bisa jalan di atas jembatan, jangankan berjalan, bisa lari larian di atas jembatan macam tak percaya,"kata Muh, warga setempat

Puluhan Tahun Ditunggu, Jembatan Pengujan Itu Akhirnya Bisa Dilalui, Warga: Macam Tak Percaya
TRIBUNBATAM.id/AMINNUDIN
Jembatan Pengujan di Desa Pengujan yang pada Februari 2019 ini sudah bisa dilalui warga 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Lama diimpikan, jembatan penghubung kampung yang membentang di atas laut selat teluk bintan di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan kini sudah bisa dilalui oleh warga. Jembatan tersebut memiliki panjang 280 meter dan lebar 3 meter. 

Warga yang melalui jembatan tersebut mengaku, pertama kali melintas di jembatan, rasanya tidak percaya.

"Rasa tak percaya bisa jalan di atas jembatan, jangankan berjalan, bisa lari larian di atas jembatan macam tak percaya,"kata Muh, warga setempat, Minggu (10/2/2019).

Wajar ia berkata demikian. Pasalnya, sebagai warga Desa Pengujan, mereka sudah lama hidup dengan akses penghubung yang serba terbatas. 

Dulu, untuk pulang balik dari kampung, mereka harus antri menunggu pokcai, transportasi tradisional mirip rakit datang mengantar mereka. Sekarang, itu tidak perlu lagi. Kapan pun bisa menyeberang.

Detik-detik Banjir dan Daftar Korban Akibat Tanggul Jebol, Rusak Rumah di Jati Endah, Bandung

Kenali Karakter Baik dan Buruk dari Masing-Masing Zodiak, 4 Zodiak Ini Berkarakter Unik

Seungri BIGBANG Konser di Jakarta 17 Maret 2019, Pertunjukan Terakhir Sebelum Wamil

Veronica Tan Sekarang Tetap Cantik dan Sederhana, Rayakan Imlek 2019 bersama Yuni Shara

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bintan Herry Wahyu mengatakan, meski sudah bisa dilewati warga, tapi jembatan masih perlu difinishing. Tahap akhir memang tinggal itu.

"Tinggal tahap finishing,"kata Herry.

Bupati Bintan Apri Sujadi berharap, keberadaan jembatan akan meningkatkan taraf hidup warga. Warga bisa memenuhi kebutuhan ekonominya dengan mudah.

"Jadi pertukaran jasa dan barang makin mudah dilakukan,"katanya.

Selain itu, masyarakat tak perlu lagi susah susah mengakses layanan kesehatan bila ada yang sakit dan butuh bantuan medis.

Pria Terjun dari Jembatan Ogan Kertapati, Palembang

Harga Baru BBM Setelah Harga Turun Mulai Hari ini 10 Februari, Pertamax Rp 9.850, Pertalite Tetap

"Teringat saat pertama kali mendengarkan keluhan masyarakat Desa Pengujan yang mengeluh ketika malam datang susah untuk berobat. Tentunya kita merasa senang bahwa realisasinya jembatan tersebut diharapkan mampu menjawab keluhan masyarakat,"kata Apri.

Sekadar catatan, jembatan Desa Pengujan dibangun pada 2017. Pembangunan dibagi dua tahap. Pada tahap pertama, pembangunan kontruksi dengan biaya Rp 6 miliar. Tahap kedua, dibangun pada 2018 dengan anggaran sekitar Rp 8 miliar. Total keseluruhan anggaran Rp 14 miliar. (min)

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved