Penyebab Kematian Pria yang Meninggal Dunia di Wisma, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang

Ia menyebutkan korban jatuh di simpang Stelan tak jauh dari orang jualan durian saat hendak pergi potong lembu.

Penyebab Kematian Pria yang Meninggal Dunia di Wisma, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang
kompas.com/Shutterstock
ilustrasi mayat 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Kasus tewasnya Sigara diduga kuat akibat kecelakaan lalulintas yang dialami oleh korban usai mabuk di tempat hiburan malam. Korban saat itu mengendarai sepeda motor dan terperosok di jalan.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali saat dikonfirmasi Tribun Batam, Minggu (10/2/2019)

Ia menyebutkan korban jatuh di simpang Stelan tak jauh dari orang jualan durian saat hendak pergi potong lembu.

"Jadi kita limpahkan ke satuan Lantas Karena korban mengalami kecelakaan sebelum akhirnya meninggal. Saat itu kecelakaan mengakibatkan korban mengalami luka dibagian kepalanya karena mungkin kebentur ya," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali.

Lebih lanjut ia menceritakan kronologi awal terjadinya kecelakaan hingga terakhir korban ditemukan tewas didalam kamar 2012 Wisma Bintan Harmoni.

Saat itu ia bersama rekanya berjumlah 5 orang yang merupakan rekan bekerja di kapal berhenti di Tanjungpinang dan dan menghabiskan waktu di tempat hiburan  malam di Lomino.

Situs Perjalanan Traveloka, Tawarkan Kupon Promo Rp600 Ribu ke Semua Penerbangan Domestik

Kecelakaan Maut Terjadi di Lintas Timur Bintan, Pengendara Motor Tewas, Begini Kejadiannya

Pendaftaran PPPK 2019 Tahap I Dibuka Hari Ini, Sejak Semalam Link sscasn.bkn.go.id Sush Dibuka

Jangan Baper Jika Ada Orang yang Membenci Anda Tanpa Alasan, Itu Sudah Hukum Alam

"Jadi dengan kawan-kawan kapalnya semua.  Setelah dari Lomino mereka dalam keadaan mabuk, hendak pergi ke Potong Lembu. Saat pergi korban dengan motor bersama rekanya IM. Saat itu korban terperosok dan mengalami kecelakaan," ungkapnya.

Kecelakaan tunggal itu menjadi penyebab utama korban terbentur kepalanya. Mengetahui korban mengalami luka, rekan-rekannya membawa ke Wisma Bintan Harmoni bukan ke rumah sakit.

"Salahnya mereka bukan dibawa rumah sakit, malah dibawa ke penginapan. Nah saat itu di dalam kamar korban sempat dirawat oleh rekannya," tuturnya.

Namun tak lama korban yang sempat ditinggal oleh rekan-rekannya di kamar hotel meregang nyawa hingga meninggal. Begitu juga penuturan Dokter yang melakukan pemeriksaan visum. Korban diketahui mengalami luka akibat benturan di kepala.

Sebelumnya terungkap sosok mayat yang ditemukan di dalam kamar wisma Bintan Harmoni di jalan Ir Juanda atau kawasan Pancur Tanjungpingpinang Barat. Korban adalah warga asal Desa Mepar kabupaten Lingga bernama Sigara (30).

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved